Bagaimana jadinya ketika sebuah film dibuat dengan biaya minim? Tentu saja hal yang terlintas adalah hasil akhir dari film tersebut. Biasa saja, kurang maksimal, tidak menarik, hingga pandangan negative lainnya yang muncul ketika biaya pembuatan film tersebut minim. Namun berbeda dengan 12 Angry Men yang tayang pada 1957. Film ini mengeluarkan biaya minim untuk produksinya, namun hasil dari biaya minim tersebut menghasilkan film yang di kemas secara luar biasa.

Film yang disutradarai oleh Sydney Lumet ini merupakan film hitam putih yang tayang pada tahun 1957. Penulisan naskah dan plot cerita dikarang oleh Reginal Rose. Mulanya, pembuatan naskah film 12 Angry Men ini dikhususkan hanya untuk penayangan di stasiun televisi. Namun, entah bagaimana menjadi sebuah naskah yang naik ke layar lebar.

12 Angry Men (1957)

12 Angry Men menceritakan tentang seorang anak muda berusia sekitar 12 tahun yang harus menjalani pengadilan akibat kasus pembunuhan. Pemuda itu mendapat tuduhan atas penikaman yang dilakukannya oleh ayah kandungnya sendiri hingga menyebabkan kematian.

Untuk membuktikan pemuda itu bersalah atau tidak, pihak pengadilan menyerahkan kasusnya kepada 12 juri yang akan memberikan keputusan akhir. Dari 12 juri yang memegang keputusan akhir dari nasib pemuda itu merupakan orang-orang yang tidak saling kenal sebelumnya.

Dari ke 12 juri yang menilai dan memiliki keputusan, mereka di kumpulkan dalam satu ruangan untuk berdiskusi dan mengungkapkan pendapat tentang salah atau tidaknya pemuda tersebut. Berkat diskusi dan hasil dari 12 juri di dalam satu ruangan itu menyatakan bahwa 11 juri setuju pemuda tersebut bersalah dan 1 juri menyatakan tidak bersalah. Juri yang menyatakan tidak bersalah itu adalah juri ke #8 (Henry Fonda).

Meskipun dibuat dengan biaya minim, film klasik hitam putih ini berhasil masuk ke dalam nominasi Academy Awards (Oscar), salah satunya adalah nominasi Best Picture. Dialog demi dialog yang dilontarkan oleh para tokoh tanpa nama ini pun mampu membawa penonton untuk kembali berpikir keras tentang misteri dibalik kejadian ini.

Penyampaian tiap kata dari para aktor dan pemain ini juga membawa penonton seolah terjun langsung dan menjadi pembuat keputusan atas karakter-karakter dan pemikiran para juri. Meski demikian, alur cerita dari 12 Angry Men tidak memiliki alur yang berat dan masih bisa dipahami. Bahkan IMdB mencatat rating untuk film ini dengan angka 8.9. 12 Angry Men, film klasik hitam putih dengan biaya minim yang luar biasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here