Anak-anak generasi 90-an tentu saja belum tersentuh teknologi modern, itulah mengapa di era 90-an masih banyak sekali mainan-mainan dan benda-benda unik yang jadi favorit bahkan sampai dikoleksi. Benda-benda unik berikut ini menjadi sebuah kewajiban untuk dimiliki, kamu punya nggak? Jangan ngaku generasi 90-an kalau nggak punya.

  1. Isi Binder.

Semua anak-anak Perempuan di era 90-an pasti punya yang namanya Isi Binder. Bahkan sampai di koleksi dalam satu binder sampai bindernya tebal dan susah ditutup. Dulu banyak penjual mainan yang menjual isi binder satuan dengan harga bervariasi mulai dari 2 buah 500 rupiah atau 1 buah 500 rupiah, tergantung dari ketebalan kertas binder.

  1. Tazos.

Siapa disini yang dulu rela banget habisin uang jajan demi membeli snack berhadiah Tazos? Kepingan berbentuk bulat dan ada cela dipinggir-pinggirnya membuat tazos seru untuk dimainkan. Biasanya generasi 90-an memiliki tazos lebih dari sepuluh, yang kemudian tazos tersebut bisa disusun menjadi berbagai bentuk seperti rumah atau gedung.

  1. Kartu Hologram.

Mainan satu ini bisa dibilang kebanggaan buat anak laki-laki mulai dari Yu-Gi-Oh, Pokemon, Digimon hingga Dragon Ball. Kartu hologram juga jadi sarana sosialisasi untuk saling bertukar kartu, selain anak laki-laki, ada juga lho anak perempuan yang mengoleksi kartu hologram ini.

  1. Orang-orangan Kertas.

Nah, kalau ini mainan paling wajib buat anak-anak Perempuan tahun 90. Orang-orangan kertas merupakan mainan paling favorit sepanjang era tersebut, hadir dengan beragam gambar yang lucu-lucu dan harga yang murah, tidak jarang satu anak perempuan punya beragam jenis mainan orang-orangan kertas.

  1. Kartu Kwartet.

Dulu satu buah kartu kwartet dijual seharga 500 rupiah dengan variasi tema gambar yang bisa dipilih sesuai kesukaan kamu. Untuk bermain kartu kwartet, pemain cukup menyebutkan nama dari kelompok kartu yang dipegangnya dan lawan main harus menyerahkan pada pemain yang meminta.

  1. Voucher Pulsa.

Jaman dulu, voucher pulsa dijual dengan ukuran besar seperti kartu ATM dengan gambar yang berbeda-beda karena dulu memang banyak orang yang menggunakan ponsel. Bahkan jika ada perayaan seperti Natal atau Lebaran, akan tersedia kartu voucher pulsa dengan perayaan tersebut. Dan sangat berbeda dengan voucher pulsa saat ini yang dijual dengan ukuran lebih kecil.

  1. Komik Berseri.

Siapa yang dulu gemar mengoleksi komik sesuai dengan urutan nomor serinya? Di era 90an mencari komik sesuai dengan urutan nomornya tidaklah susah. Komik Doraemon, Shinchan, Detective Conan merupakan contoh komik yang memiliki nomor seri atau volume.

  1. Kertas Surat dan Amplop.

Era 90an sampai 2000an awal memang eranya surat menyurat, karena pada saat itu belum ada media sosial seperti sekarang. Banyaknya model dan gambar surat serta amplopnya bikin banyak anak perempuan yang sengaja membelinya hanya untuk di koleksi.

  1. Buku Diary.

Di era 90an dulu pelampiasan untuk curhat atau menuangkan seluruh isi hati adalah buku diary, tidak di social media seperti sekarang. Sehingga dulu banyak anak-anak perempuan mengkoleksi buku diary berbagai bentuk, mulai dari buku diary model biasa sampai buku diary yang ada kunci gemboknya supaya rahasia hati yang tertuang di dalam buku diary tetap terjaga.

  1. Tebak-tebakan di Balik Tutup Botol Minuman.

Siapa yang dulu selalu mampir ke warung cuma demi ambil tebak-tebakan di tutup botol minuman? Sakin ngehitsnya, bahkan dulu tutup botol jadi bahan rebutan. Jadi inget gimana serunya ambil tulisan dari tutup botol. Sayang ya sekarang udah nggak ada.

  1. Penghapus Wangi.

Dulu, bahagia itu sederhana. Sesederhana bisa beli hapusan wangi dengan berbagai bentuk dan warna yang lucu. Selain untuk dipakai sebagai penghapus tulisan pensil, hapusan wangi ini juga enak banget dihirup aromanya. Hayo ngaku deh, dulu kamu suka kan hirup aroma wangi dari penghapus ini? Meski pun sampai ada mitos kalau penghapus wangi ada narkobanya yang bisa bikin ketagihan, siapa yang dulu percaya?

  1. Poster Tokoh Idola.

Di era 90-an kecanggihan teknologi tidak seperti sekarang. Jika jaman sekarang kekaguman pada tokoh idola bisa diekspresikan lewat media sosial, pada era 90-an cara mengekspresikannya dengan menempel poster-poster idola di dinding kamar.

  1. Perangko.

Berkirim surat adalah salah satu media komunikasi yang paling efektif di era 90-an. Saat itu belum ada handphone dan gadget. Di setiap amplop surat yang diterima pasti ada perangko yang menyertai. Gambar perangko yang bervariasi dan unik menarik minat anak perempuan ataupun anak laki-laki untuk mengoleksinya. Bahkan beberapa anak sampai berburu koleksi perangko hingga ke kantor pos untuk memperbanyak koleksi perangko mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here