Dari jaman dulu hingga jaman sekarang banyak merk baju silih berganti menghiasi dunia fashion tanah air. Kali ini kabarsidia.com ingin mengajakmu kembali mengulang memori saat dulu di era 80-an bahkan 90-an mengidolakan merk-merk ternama yang hits di era nya. Pokoknya, kalau sudah memakai salah satu merk dari 5 merk jadul ini bisa bikin kamu ngerasa keren banget waktu dulu.

Kira-kira, kamu masih ingat nggak nih dengan 5 merk baju jadul yang dijamin bisa bikin kamu kangen belanja di distro deh!

  1. Ouval Research.

Ketika berbicara soal kaos distro di Indonesia, Ouval Research adalah nama yang wajib disebut. Brand ini  berdiri pada tahun 1997 di Bandung, saat masa awal berkembangnya Skateboarding yang hits di kalangan anak muda tahun 90-an. Hadirnya Ouval Research saat itu mendapat banyak dukungan dari komunitas skateboard.

Sebagai brand clothing lokal, kekuatan Oval Research tentunya ada pada desain yang dimiliki. Di mana brand ini mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan anak muda yaitu musik, olahraga, gaya hidup, budaya, kebijakan pemerintah, kekerasan, lingkungan, kemiskinan, dan modernism.

  1. Skaters.

Adalah brand clothing lokal yang didirikan pada tahun 1992 yang saat itu fokus untuk memproduksi produk clothing dengan gaya yang kental dengan komunitas skating. Namun sekarang, produk Skaters sudah dipadukan dengan gaya street wear sehingga juga cocok untuk dikenakan oleh anak muda yang stylish meski bukan pemain skateboard.

Salah satu kelebihan produk Skaters dibandingkan dengan produk distro lainnya terutama di Bandung adalah clothing dengan kualitas yang bagus, desain yang sporty dan kasual dengan harganya yang lebih ramah di kantong.

  1. Proshop.

Proshop merupakan merk jadul yang sudah eksis sejak tahun 1990-an, brand ini mengusung konsep musik pop, rock, olahraga BMX, dan juga skateboard tentunya. Proshop dikenal sebagai brand clothing dengan kualitas produk yang konsisten dari dulu hingga sekarang dan jadi senjata mereka untuk bisa bertahan di tengah industri clothing lokal.

Kini, merk Proshop sudah dikenal secara nasional dengan produk yang dinikmati oleh konsumen di 33 provinsi yang ada di Indonesia. Proshop merupaakan produk yang cukup  lengkap dengan menghadirkan kaos, kemeja, jaket, sweater, tas, boxer, aksesoris, hingga pakaian anak-anak.

  1. Ripcurl. 

Apa yang ada dipikiranmu ketika mendengar kata Ripcurl? Pikiranmu pasti melayang ke surfing. Yap! Ripcurl memang sebuah merk fashion surf yang cukup bergengsi. Ripcurl adalah brand pelopor yang identik dengan surfing. Walau setelah itu banyak bermunculan merek baru. Tapi, Ripcurl adalah pelopor dan brand imagenya telah melekat kuat ditengah publik dunia.

Ripcurl resmi didirikan pada tahun 1969 oleh Doug “Claw” Warbrick dan Brian “Sing Ding” Penyanyi dari Torquay, Victoria. Memang sejak awal mereka berfokus dengan produk yang erat kaitannya dengan pantai. Dari menjual papan selancar, dua sohib ini kemudian mulai membuat sendiri di garasi milik Brian dan mereka memulai usaha dengan membuat empat papan dalam seminggu. Hingga saat ini merk Ripcurl tentu belum RIP di benak kalian ya!

  1. Billabong.

Satu kata yang terlintas di pikiran kita saat mendengar kata Billabong adalah fashion. Tidak dipungkiri bahwa mindset orang-orang kebanyakan tentang kata Billabong adalah retailer pakaian yang sudah mendunia, yang telah memiliki nama besar di dunia surf industry. Kata Billabong sendiri digunakan oleh Gordon dan Rena Merchant tahun 1973 di Gold Coast, Queensland, Australia sebagai nama brand produk mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here