Perasaan jatuh cinta dan benar-benar mencintai memang sekilas seperti tidak ada bedanya, dan sering kali dianggap sebagai perasaan yang sama yaitu perasaan jatuh cinta. Tapi, sebenarnya perasaan sekedar jatuh cinta dan benar-benar mencintai ada bedanya lho! Sebelum kalian memastikan perasaan yang dirasakan apakah hanya sekedar jatuh cinta atau benar-benar mencintai, ketahui dahulu 5 perbedaan antara sekedar jatuh cinta dan benar-benar mencintai berikut ini;

Baca juga: 7 Alasan yang Membuat Perempuan Cerdas dan Mandiri Sulit Jatuh Cinta

  1. Jatuh Cinta Berakhir Dengan Selalu Ingin Memiliki, Sedangkan Benar-benar Mencintai Membuatmu Selalu Merasa Tercukupi.

Saat sedang jatuh cinta dengan seseorang, semuanya menjadi terlihat indah dan sempurna. Wajahnya, penampilannya, cara berpikirnya, sikapnya, sampai caranya bertutur kata terlihat sempurna dimatamu. Hal-hal itu lah yang kemudian membuat kamu ingin memilikinya, ketika merasa bahwa memilikinya adalah suatu kebahagiaan itu tanda bahwa kamu hanya sekedar jatuh cinta.

Berbeda dengan benar-benar mencintai, karena rasa cinta bukanlah hanya sekedar hasrat ingin memiliki. Tetapi, ketika kamu benar-benar mencintai saat kehadirannya jadi begitu penting dalam hidupmu. Bukan berarti hidupmu tidak bahagia tanpa dia, tapi keberadaannya di sampingmu yang menjadikan hidupmu bisa dikatakan sempurna.

  1. Jatuh Cinta Membuat Kamu Sering Meminta, Sedangkan Mencintai Membuatmu Ingin Selalu Memberi Tanpa Mengharap Balasan.

Ketika jatuh cinta, kamu cenderung akan selalu sering meminta. Seperti meminta perhatian, meminta waktu agar dia bisa berdua bersamamu, kamu lebih sering meminta dia membalas perhatian dan segala yang kamu berikan untuknya. Lain halnya dengan benar-benar mencintai. Seseorang yang benar-benar mencintai cenderung akan lebih sering memberi, memberi dengan tulus tanpa diminta untuk melakukan dan tanpa meminta balasan. Semua terjadi begitu tulus terlahir dari hati.

  1. Emosi Cenderung Meledak-ledak Saat Jatuh Cinta, Berbeda Ketika Benar-benar Mencintai Bisa Ditakar Sesuai Porsinya.

Jatuh cinta membuat emosimu cenderung fluktuatif. Rencana kencan di Sabtu malam bisa membuatmu senyum-senyum bahagia sepanjang hari. Tapi, sebentar saja dia terlambat menjemput sudah membuatmu uring-uringan. Saat kamu benar-benar mencintai emosimu bisa ditakar sesuai porsinya, tidak ada lagi drama yang menghampiri hubunganmu, gagal kencan di hari Sabtu pun tak menjadi alasan untuk marah atau bertengkar karena pengertian dan mapannya sikap yang bisa mengatur emosi sesuai dengan porsinya.

  1. Berdua Bersamanya Membuatmu Tidak Mabuk Kepayang, Apabila Tidak Berdua Dengannya Pun Kamu Masih Bisa Baik-baik Saja.

Jatuh cinta membuatmu ingin selalu menghabiskan waktu untuk bersama pasanganmu. Berangkat kerja, makan siang bersama, pulang kerja, jalan-jalan; banyak hal yang tidak ingin dilewatkan begitu saja tanpa kehadirannya. Setiap hari, kamu ingin bisa lebih dekat dengan pasanganmu. Berharap hubungan yang terjalin di antara kalian akan semakin akrab dan intim.

Tapi porsi cinta kalian tidak akan selalu sama. Ada kalanya hubungan jadi begitu hangat. Tapi rasa jenuh bisa juga memaksa kalian sedikit berjarak. Ketika kamu benar-benar mencintai pasangan, kamu justru akan menjalani hubungan yang lebih santai dan minim rasa tidak aman. Cinta yang kuat di dalam hati bisa meyakinkanmu bahwa semua akan baik-baik saja.

  1. Ketika Benar-benar Mencintai Pasanganmu, Berarti Kamu Sukses Mencintai Dirimu Sendiri.

Cinta yang dirasakan dari benar-benar mencintai tentu tidak akan mudah berganti. Benar-benar mencintai seseorang membuatmu selalu ingin bercermin. Dia yang tinggal di dalam hati bisa menjadikanmu pribadi yang baru dan tentunya jadi diri yang lebih baik dari kemarin. Segala yang kamu cintai atas dirinya berhasil mempengaruhimu. Di saat inilah, kamu menikmati cinta yang sesungguhnya: cinta yang damai, menghangatkan, dan membuatmu berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here