Tak melulu yang sering dikunjungi adalah tempat-tempat wisata, pasar tradisional pun memiliki pesona tersendiri sehingga mampu menarik banyak pengunjung. Beragam kebutuhan dan keperluan di jual di pasar tradisional, biasanya unik dan langka bikin mata tergoda untuk berbelanja di pasar tradisional tersebut.

Di Indonesia sendiri, ada 6 pasar tradisional yang paling sering dikunjungi oleh warga lokal ataupun para wisatawan. Apakah kamu sudah pernah berkunjung ke salah satu pasar tradisional di bawah ini?

  1. Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Tidak patut rasanya bagi para wisatawan untuk melewati kunjungan ke pasar tradisional Beringharjo. Ada di kota Yogyakarta, pasar beringharjo sudah berdiri sejak tahun 1925 tepat saat Belanda masih menjajah Indonesia. Di pasar ini menjual batik, aneka kerajinan serta kuliner khas Yogyakarta. Pasar Beringharjo merupakan pasar terbesar di Kota Jogja yang bertempat di Jalan Malioboro.

  1. Pasar Klewer, Solo.

Kalau Jogja punya pasar beringharjo, Solo punya pasar klewer. Pasar klewer merupakan pasar tradisional terbesar se-Indonesia menyediakan berbagai macam batik, mulai dari batik tulis hingga batik cap, dari katun hingga sutera, dari motif Solo hingga Banyumas dan Pekalongan, semua ada di pasar klewer. Selain itu, pasar klewer juga menyuguhkan aneka kuliner khas Solo dan Jawa Tengah. Mulai dari tengkleng, pecel pincuk, gempol plered, mendut, bubur saren, dan es dawet yang sangat khas. Dawet atau cendolnya terbuat dari tepung beras yang ditambah potongan nangka, bubur ketan hitam, bubur sumsum, dan sebungkus tape nasi warna hijau. Nyam!

  1. Pasar Seni Sukawati, Bali.

Pulau Dewata, Bali selalu identik dengan pasar seni Sukawati. Di pasar ini kamu bisa menemukan pakaian dan kerajinan tradisional khas Bali yang di jual dengan harga murah. Cocok untuk borong oleh-oleh lho! Pasar Sukawati terletak di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Jika ingin berkunjung ke sini lebih baik datang di pagi hari karena pasar masih sepi sehingga kamu bisa leluasa untuk tawar menawar mencari oleh-oleh terbaik.

  1. Pasar Induk Gedebage, Bandung.

Ada opsi lain jika kamu tidak sempat mengunjungi factory outlet yang sudah menjamur di Kota Bandung. Dijamin kamu tidak akan menyesal ketika ke Bandung dan mengunjungi pasar gedebage untuk berbelanja baju. Pasar Induk Gedebage adalah sentra pakaian bekas di Bandung yang sudah bertahun-tahun lamanya menjadi destinasi para wisatawan asing maupun lokal.

  1. Pasar Atas dan Pasar Lereng, Bukittinggi.

Bukittinggi adalah kota kecil nan memesona, terdapat dua pasar di sana, yaitu pasar atas dan pasar lereng. Pasar atas merupakan primadona kain songket, pasar atas juga menjadi pusatnya aneka cinderamata khas Ranah Minang. Ada gelang, kalung, tas, sandal etnik, hingga gantungan kunci Jam Gadang. Satu lagi, ada Pasar Lereng. Pasar Lereng adalah pusatnya kuliner khas Sumatera Barat. Jangan lewatkan karakaliang, dadiah, keripik balado, dan pastinya nasi kapau! Cukup dengan Rp 30.000, nasi kapau lengkap dengan minuman sudah tersedia di meja hidangan.

  1. Pasar Terapung, Banjarmasin.

Kota Banjarmasin merupakan kota yang dikenal memiliki banyak sungai, salah satunya sungai Kuin. Di sungai kuin inilah setiap pagi hari terdapat aktifitas jual beli antar pedagang dan pembeli di atas sungai dengan perahu kayu yang biasa disebut dengan ‘Jukung’. Banyak wisatawan yang berkunjungi ke pasar terapung untuk menikmati ramainya pasar yang unik ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here