Banyak menu Lebaran tergolong tinggi kolesterol. Untuk mengatasinya, 8 makanan ini bisa bantu turunkan kolesterol setelah menyantapnya.

Saat perayaan Idul Fitri atau Lebaran biasanya akan banyak suguhan dan sajian makanan khas Lebaran. Tak sedikit dari makanan-makanan ini yang mengandung tinggi lemak dan cukup riskan untuk kadar kolesterol dalam darah.

Kolesterol cukup sensitif terhadap asupan yang masuk ke dalam tubuh. Terutama jika mengonsumsi makanan yang tinggi lemak seperti daging, santan dan makanan-makanan lainnya.

Makanan tinggi lemak ini sangat banyak disajikan saat lebaran seperti rendang, opor ayam, sayur ketupat dan banyak lainnya. Untuk mengatasi kolesterol yang melonjak, beberapa bahan makanan bisa dikonsumsi untuk bantu kendalikan kolesterol.

Kacang-kacangan memiliki kandungan protein yang sangat baik. Kacang-kacangan juga menjadi sumber antioksidan dan lemak tak jenuh yang sangat baik untuk tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kacang seperti almond tidak hanya dapat menurunkan kolesterol buruk tetapi juga dapat meningkatkan kolesterol baik. Selain almond, beberapa kacang lainnya juga memiliki manfaat yang sama misalnya kacang kenari dan kacang mete.

Alpukat menjadi buah yang memiliki lemak tak jenuh tunggal, serat larut dan tak larut serta banyak nutrisi lainnya. Serat larut memiliki manfaat untuk membantu menurunkan kolesterol dalam darah.

Sebuah penelitian yang dipublikasi pada jurnal American Heart Association juga telah membuktikannya dengan melibatkan orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Hasilnya, partisipan yang makan setidaknya sebuah alpukat dalam sehari memiliki pengurangan kolesterol yang buruk dalam jumlah yang sangat baik.

Para peneliti telah membuktikan sayuran cruciferous seperti brokoli dapat menurunkan plasma lipid dan kadar kolesterol. Pada sbeuah penelitian yang melibatkan dua jenis percobaan diet secara acak, orang yang makan 400 gram brokoli dalam seminggu terbukti mengalami penurunan kadar kolesterol buruk.

“Pada kadar populasi, 1% pengurangan kolesterol buruk memiliki kaitan dengan 1-2% penurunan risiko arteri koroner,” kata penulis utama penelitian.

Wortel yang berwarna oranye mengandung beta karoten yang sangat baik. Kandungan beta karoten ini juga memiliki kadar antioksidan yang tinggi.

Wortel bisa dikonsumsi sebagai camilan sehat yang telah direkomendasi oleh para ahli. Para penelitian bahkan juga telah membuktikan bahwa hewan yang makan wortel secara signifikan mengalami penurunan kolesterol dan kadar trigliserida dan mengalami peningkatan antioksidan.

Oatmeal menjadi sumber bahan makanan dengan serat larut yang sangat baik. Serat larut utama yang ditemukan dalam oatmeal merupakan beta glucan yang dipercaya dapat menurunkan kolesterol.

Pada penelitian acak di Thailand, orang dewasa yang mengonsumsi 70 gram oatmeal dalam sehari ditemukan mengalami penurunan kolesterol sebanyak 5%. Manfaat oatmeal juga bisa ditambah menjadi lebih efektif dengan cara menambahkan beberapa buah berry ke dalam mangkuk oatmeal.

Minyak zaitun menjadi bahan makanan yang paling direkomendasikan dalam daftar diet mediterania. Manfaat minyak zaitun ini dikaitkan dengan peningkatan harapan hidup dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Sebuah meta-analisis terbaru mengungkapkan bahawa minyak zaitun sangat baik untuk menggantikan minyak dan lemak jenis lainnya. Minyak zaitun memiliki efek yang baik untuk menurunkan kolesterol secara keseluruhan serta kandungan polifenol yang begitu tinggi.

Mengganti konsumsi jenis ikan sangat baik untuk mengendalikan kolesterol buruk. Salah satunya ikan salmon yang terbukti memiliki efek untuk menurunkan kolesterol buruk yang sangat baik.

Konsumsi ikan salmon setidaknya dua kali dalam seminggu sudah cukup untuk menekan kolesterol buruk di dalam darah. Salmon dan ikan yang tinggi minyak lainnya seperti tuna,makarel dan lainnya memiliki lemak tak jenuh dan asam lemak omega 3 yang dapat menurunkantrigliserida dan meningkatkan kolesterol baik.

Makan kedelai dan produk olahannya seperti susu kedelai, tahu dan tempe dapat membuat menu makan menjadi lebih sehat. Kacang kedelai sudah terbukti menjadi sumber protein nabati yang sangat tinggi dan jauh lebih sehat dibandingkan dengan protein hewani.

Menurut The Journal of Nutrition, konsumsi protein kedelai dapat menurunkan kolesterol buruk hingga 3-4%. Olahan kedelai seperti tahu dan tempe serta susu kedelai ini juga bisa dijadikan sebagai camilan sehat untuk turunkan kolesterol.

 

sumber : id-berita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here