Biasanya sepatu untuk lari yang kita beli hanya nyaman dipakai ketika masih di toko, belum terasa pasti apakah benar-benar sepatu yang kita pilih itu memanglah sepatu lari yang tepat. Untuk mengetahui apakah sepatu tersebut memang tepat, memang perlu dicoba untuk berlari beberapa kilo meter. Jangan memilih sepatu hanya karena warna dan bentuknya yang menarik, sesuaikan juga dengan kebutuhan yang Anda inginkan.

Baca juga: Olahraga di Pagi Hari atau di Malam Hari? Mana yang Lebih Baik?

Lalu, bagaimanakah cara memilih sepatu lari yang tepat? Agar tidak salah pilih, simak 6 tips memilih sepatu lari yang tepat di bawah ini!

  1. Permukaan Berlari.

Sebelum membeli sepatu lari, dimanakah Anda akan menggunakannya? Apakah di jalanan aspal, di atas alat treadmill, ataukah di jalan berbatu? Karena permukaan permukaan tempat berlari dapat mempengaruhi apakah nyaman atau tidaknya sepatu lari yang Anda beli. Sesuaikan jenis sepatu lari yang Anda inginkan dengan permukaan jalanan yang akan Anda tempuh menggunakan sepatu lari tersebut.

  1. Jenis dan Style Lari.

Orang berlari dengan style yang berbeda-beda. Ada yang suka jogging untuk menjaga kebugaran. Ada yang lari jarak pendek dengan kecepatan tinggi (sprint), ada yang berlari 5K, 10K, atau lari jarak jauh seperti marathon. Untuk setiap kategori dan style lari ini, produsen pembuat sepatu menyediakan jenis yang sesuai peruntukannya.

  1. Bentuk Kaki.

Setiap orang memiliki bentuk kaki berbeda-beda. Ada yang netral, di mana saat melangkah, bagian yang menginjak permukaan adalah telapak kaki bagian tengah, ada yang overpronation, di mana telapak kaki miring ke arah dalam, dan underpronation, di mana telapak miring ke arah luar. Dan juga, bentuk kaki dan cara melangkah antara laki-laki dan perempuan tentu berbeda. Bentuk kaki yang berbeda-beda ini dapat mempengaruhi ukuran dan bentuk sepatu lari yang akan Anda beli. Begini cara sederhana jika Anda ingin mengukur bentuk kaki; Basahi kaki Anda, lalu melangkah ke tempat yang kering. Perhatikan jejak yang ditinggalkan. Apakah jejak itu merata (netral), atau cenderung ke arah dalam atau luar?

  1. Berat Badan.

Semakin berat tubuh Anda, makin besar pula benturan antara kaki dengan permukaan tanah. Besarnya benturan ini perlu diredam menggunakan sepatu dengan bantalan yang tepat. Yang memiliki ukuran berat badan yang tergolong berat, lebih baik memilih sepatu lari yang bertumit kuat guna membantu stabilitas tubuh serta sol sepatu yang tidak terlalu menekan.

  1. Cobalah Di Sore Hari.

Membeli sepatu memang paling bagus di sore hari. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kaki akan mengembang di sore hari setelah seharian beraktivitas. Dengan mencoba sepatu saat kaki kita mengembang, maka kita tidak akan keliru membeli ukuran yang terlalu kecil. Anda juga bisa mencoba sepatu setelah selesai berlari, ukuran kaki Anda akan lebih besar pada saat setelah berlari.

Baca juga: Simak! Jenis Olahraga Ini Bisa Memperlancar Proses PDKT dengan Si Dia

  1. Beli Ukuran yang Lebih Besar.

Untuk mencegah lecet dan memberi sedikit ruang lebih pada kaki, beli lah sepatu dengan ukuran yang lebih besar. Satu nomor lebih besar dari nomor yang biasa Anda pakai. Lebar kaki perlu dipertimbangkan juga, karena bila sepatu terlalu sempit juga tidak akan terasa nyaman saat dipakai untuk berlari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here