Para penggemar komik Asterix diseluruh dunia dirundung duka. Albert Uderzo, ilustrator dan penulis (bersama René Goscinny lebih dari tahun 60 tahun lalu menciptakan komik ‘Asterix’ ) tutup usia dalam usia 92 tahun.

Keluarga Uderzo telah memberikan pernyataan resmi bahwa Albert Uderzo meninggal pada 24 Maret 2020 pagi dalam keadaan tidur dirumahnya karena serangan jantung di Neuilly, tidak jauh dari Paris.

Lahir di utara Perancis pada tahun 1927 dari keluarga imigran Italia, Uderzo sebenarnya mempunyai kondisi buta warna dan dulu menggunakan stiker untuk membantunya mengenali berbagai nama warna.

Uderzo dan Goscinny menciptakan dua karakater komik yang digemari anak era 80an dan 90an, Asterix dan Obelix

Uderzo bersama Goscinny (meninggal tahun 1977 setelah membuat 22 komik Asterix bersama Uderzo) menciptakan tokoh Asterix pada tahun 1957 dan terbit pertama kali di majalah Perancis ‘Pilote’ pada tahun 1959. Uderzo menciptakan Asterix ketika ia sedang duduk bersama Goscinny di balkon apartemennya di Paris pada tahun 1957. Goscinny mengusulkan tokoh Asterix adalah karakter dengan tubuh yang kecil. Ia menginginkan Asterix seorang prajurit yang tak kenal takut namun dengan tinggi badan seperti anak kecil. Uderzo setuju dengan ide Goscinny namun ia mempunyai syarat Asterix harus memiliki hidung yang besar. Alasannya? Uderzo suka menggambar karakter dengan hidung besar. Dan hidung besar Asterix ini menjadi terkenal dan kental dengan karakter orang Galia dalam komik-komiknya.

Sejak muncul pertama kali di tahun 1959, Asterix telah terbit dalam 38 judul buku yang telah diterjemahkan ke lebih dari 100 bahasa dan terjual 380 juta kopi diseluruh dunia. Belum lagi beberapa serial TV dan animasi serta film layar lebar pertama kalinya pada tahun 1999 dengan judul ‘Asterix and Obelix vs. Caesar’. Komik ‘Asterix’ adalah seri petualangan seorang prajurit Galia mungil yang tidak kenal takut bernama Asterix. Ditemani sahabat sejatinya bertubuh gembul Obelix, bersama-sama melawan Julius Caesar dan pasukan Romawi yang ingin menguasai desa mereka. Kini sebuah film layar lebar Asterix terbaru tengah dalam proses produksi, ‘Asterix & Obelix : The Silk Road’ kisah petualangan terbaru Asterix dan Obelix ini akan mengambil latar di negeri China, Guillaume Canet akan menjadi sutradara film tersebut.

Uderzo bersama Goscinny menciptakan karakter Asterix saat bersama-sama duduk di balkon apartemennya di Paris

Setelah Goscinny meninggal Uderzo sempat bekerjasama dengan putrinya, Sylvie  meneruskan 20 komik Asterix sebelum akhirnya pada tahun 2011 ia pensiun dan menyerahkan kepada Didier Conrad dan penulis Jean-Yves Ferri untuk meneruskan petualangan Asterix dan Obelix. Adieu Monsieur Uderzo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here