Karambol, jenis permainan yang menggunakan meja dan beberapa cakram kecil yang cara bermainnya cakram ini disentil dengan jari di atas meja yang sudah dibubuhi bedak atau terigu agar koin dapat melesat jauh sesuai bidikkan. Apa kabar ya karambol saat ini?

Permainan yang hits di era 80an biasanya dimainkan oleh beberapa kelompok yang sedang nongkrong di gang rumah atau bahkan di warung-warung kopi.

Mari kita mundur sejenak ke era permainan karambol berasal. Karambol sebenarnya bernama Carrom Board, Carrom Board berasal dari negara India. Ketika sudah memasuki Indonesia Carrom Board berubah nama menjadi Karambol, ya… tidak terlalu jauh sih beda namanya dari yang asli. Tetapi karambol ini menjadi akrab di masyarakat Indonesia karena sering dijadikan salah satu permainan yang digandrungi. Karambol kerap kali dijadikan kompetisi karambol yang biasa diadakan pada perayaan hari kemerdekaan di kampung-kampung.

Oke, sudah cukup mundur sejenak ke era karambol di tahun 80-an. Sekarang, mari kita maju ke masa sekarang. Di era modernisasi saat ini, wajah Karambol sudah jarang sekali terlihat, lalu apa kabar karambol sekarang ya? Apakah masih baik-baik saja? Keberadaan karambol nampaknya sudah mulai terhapuskan oleh zaman, banyak permainan lebih canggih saat ini yang menjadi idola hingga terlupa karambol yang pernah ada sebelumnya.

Meski pun saat ini karambol sudah jarang ditemukan bahkan dimainkan oleh sebagian kelompok orang, mari kita ingatkan kembali akan nilai moral yang bisa didapatkan dari permainan karambol. Pada peraturan permainan karambol, ada aturan dimana pemain hanya boleh memasukkan cakram atau koin yang berada di luar kotak areanya sendiri dan tidak boleh menembaknya langsung, melainkan harus memantulkan cakram atau koinnya ke papan pantul milik lawan.

Dari peraturan permainan karambol tersebut, seakan aturan main ini menyindir kita para manusia supaya kita tidak boleh maruk atau serakah. Segala sesuatu yang ada di hadapan kita tidak selalu bakal menjadi milik kita, karena sejatinya semua kepemilikan kita sudah diatur jatah dan porsinya masing-masing. Selain itu, karambol juga memberikan pesan bahwa sebagai makhluk sosial kita tidak bisa mendapatkan segala sesuatunya sendiri karena kita akan selalu membutuhkan orang lain.

Yuk! Mari kita hidupkan kembali permainan karambol yang hampir hilang dihapus zaman, lestarikan apa yang sudah ada sejak dulu. Apalagi ada beberapa filosofi yang bisa didapatkan dari si Karambol yang melegenda.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here