Perkembangan musik Indonesia saat ini sedang mengalami masa perubahan dari penjualan fisik hingga menjadi penjualan digital. Pada era penjualan fisik, dahulu musik Indonesia sempat diramaikan dengan kehadiran Aquarius Mahakam. Bersama dengan Aquarius Mahakam, perjalanan penjualan fisik album dari para musisi pun dimulai. Aquarius Mahakam sebagai saksi bisu dari perjalanan panjang musik Indonesia.

Baca Juga : Dengarkan Lagu Baru Slash Feat. Myles Kennedy & The Conspirators : “Driving Rain”

Aquarius Mahakam merupakan toko musik terbesar di Indonesia pada era 1990-an. Secara resmi, Aquarius Mahakam dibuka pada tahun 1986. Disinilah, sejumlah musisi mempertaruhkan karirnya dengan penjualan fisik album.

Kehadiran Aquarius Mahakan seolah membawa angin segar bagi para pecinta musik, baik musik Indonesia maupun musik mancanegara. Memang, pada era 1990-an penjualan kaset maupun CD masih sangat tinggi dibanding era saat ini.

Aquarius Mahakam (Foto: Tempo)
Aquarius Mahakam (Foto: Tempo)

Maka tak heran bila para pecinta musik hingga para kolektor rela berburu kaset dan CD keluaran terbaru dari para sejumlah musisi. Aquarius Mahakam menjadi wadah berarti bagi perindustrian musik Indonesia. Bahkan, Aquarius Mahakam dan Aquarius Pondok Indah menjadi toko musik terbesar di Indonesia saat itu.

Para pengunjung toko musik Aquarius Mahakam bahkan rela menghabiskan waktunya hingga berjam-jam hanya dapat mencicipi musik keluaran terbaru. Mulai dari rak pertama hingga rak berikutnya pun akan selalu ramai dengan para pengunjung yang antusias dengan kemasan kaset dan CD terbaru.

Sayangnya, rasa nyaman dan masa keemasan era kaset ini perlahan pudar dan hilang dari pasaran. Era digital mulai masuk ke pasaran, yang secara tidak langsung membuat penjualan kaset dan cd turun drastis. Minat para pembeli dan pelanggan akan bentuk fisik album pun turun.

Baca Juga:Sensasi Makan di Café Batavia, Café Klasik Bergaya Belanda

Gejolak dan masa krisis pun terjadi. Aquarius Mahakam terancam gulung tikar dengan masuknya era digital. Berbagai percobaan untuk mempertahankan toko musik terbesar di Indonesia pun seolah tidak membuahkan hasil.

Tempat nongkrong generasi 1990-an pun terancam tutup. Tidak ada lagi bentuk penjualan fisik dari sejumlah musisi Indonesia dan mancanegara yang dapat ditemui. Aquarius Mahakam gulung tikar tepat pada 31 Desember 2013. Tidak ada lagi orang yang rela menghabiskan waktunya berjam-jam hanya untuk mendapatkan cd terbaru dari musisi idolanya.

Pada hari terakhir beroprasinya Aquarius Mahakam, diskon besar-besaran pun mulai di tawarkan. Bagi para pembeli satu keping cd akan diberikan diskon 10%, dua cd diskon 20% dan lima cd akan diberikan diskon 50%. Tutupnya Aquarius Mahakam sekaligus saksi bisu perjalanan musik Indonesia pun telah berakhir sejak 2013 silam.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here