Langit gelap Indonesia seolah mewakili kabar duka yang mengiringi malam ini, sastrawan sekaligus penulis cerita Keluarga Cemara menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 19 Juli 2019 di kediamannya di Komplek Kompas, Petukangan, Jakarta Selatan.

Memang pernah dikabarkan sebelumnya, Arswendo Atmowiloto menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta karena memiliki penyakit kanker prostat. Kesehatan Arswendo pun sempat naik turun, seperti yang dikatakan oleh rekan Arswendo, Rudolf Puspa di akun twitternya “Arswendo dua bulan terakhir ini terkena kanker prostat. Sudah dua kali di operasi. Kondisinya tadi pagi drop, dibawa dengan ambulans ke RS Pertamina. Mohon doa ya.” Cuit-an di akun Twitternya.

Penulis kelahiran Surakarta, tahun 1948 ini tubuhnya memang sudah terlihat kurus karena penyakit kanker prostat. Indonesia kembali berduka karena ganasnya kanker prostat yang bersemayam di tubuh Arswendo.

Seperti kanker lain, kanker prostat timbul saat sel pada kelenjar prostat mulai tumbuh tidak terkontrol. Kanker prostat hanya dialami pria karena kelenjar hanya ada pada organ reproduksi mereka. Kelenjar prostat berada di bawah kandung kemih dan berfungsi untuk produksi cairan.

Belum ada keterangan lebih lanjut perihal di mana pemakaman Arswendo nanti. Selamat Jalan menuju Sang Maha Cinta, Arswendo Atmowiloto. Tanah Air kehilanganmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here