Aplikasi perpesanan WhatsApp akan melakukan pembaruan atau update pada awal 2021. Kabarnya pengguna harus setuju dengan aturan privasi tersebut atau terancam akses ke perpesanan ini akan dimatikan.

Pembaruan aturan atau terms of service (ToS) pada dasarnya adalah adalah perjanjian di mana pengguna menyetujui poin-poin kebijakan sebuah layanan. Dalam screenshot yang dibocorkan WaBetainfo, ToS yang baru terkait dengan bagaimana WhatsApp memproses data pengguna.

Nantinya, jika pengguna tidak menerima aturan baru tersebut, pengguna WhatsApp mungkin tidak dapat lagi memakai WhatsApp. Pihak WhatsApp menyatakan semua user harus setuju dengan aturan baru itu jika masih ingin menggunakan WhatsApp.

Mengutip Independent, juru bicara WhatsApp menyatakan perubahan ToS terkait dengan bagaimana para pebisnis bisa beroperasi di platform itu dan berinteraksi dengan user. Pelanggan mungkin bakal diberitahu mengenai aturan baru beberapa pekan mendatang.

Pengguna bisa langsung setuju atau jika mau membacanya terlebih dahulu untuk review. Namun demikian, mereka harus menyetujui agar tetap aman memakai WhatsApp.

Facebook tampaknya memang makin giat mencoba menghasilkan uang dari WhatsApp. Mereka sebelumnya sempat akan menayangkan iklan di WhatsApp, namun akhirnya tidak dilakukan karena berpotensi mengganggu pengalaman pengguna.

WhatsApp dibeli Facebook senilai USD 19 miliar pada tahun 2014. Sampai saat ini menskipun jadi layanan messaging paling popular, WhatsApp belum banyak menghasilkan pendapatan bagi induknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here