Efek pandemi Covid-19 menyebabkan pergerakan roda ekonomi menurun, arus barang dan jasa terhenti, iklim investasi dan proyek-proyek besar juga sejenak akan terhenti dan iklim berusaha pun menurun.

Ada kekhawatiran pula  terjadinya gejolak kredit macet jika pelaku pelaku ekonomi dari UMKM dibiayai permodalannya dari fasilitas kredit.

Memperhatikan kondisi tersebut,Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 24 Maret 2020 mengambil langkah kebijakan relaksasi bagi para pengusaha kecil yang mengambil kredit/pembiayaan dari lembaga leasing maupun bank untuk penundaan pembayaran cicilan/angsuran kredit mereka.

Atas imbauan Presiden RI tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional.

Salah satu isinya memberikan perlakuan khusus kepada debitur yang mengalami kesulitan pembayaran utang ke bank karena terdampak wabah corona.

Memperhatikan kondisi tersebut dan anjuran serta kebijakan dari Pemerintah,Industri perbankan mulai melakukan efisiensi biaya operasional untuk bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Merujuk pada data Statistik Perbankan Indonesia oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) Perbankan di Indonesia memang tinggi. Pada Januari 2020, rasio BOPO bank umum konvensional tercatat sebesar 83,49 persen atau turun tipis dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu yang sebesar 87,79 persen.

“Keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas,kebutuhan kita sudah pasti akan berubah untuk mengatasi risiko wabah ini,itulah keniscayaan,itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru”. Demikian Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan opsi strategi dalam menghadapi Covid – 19, yaitu rakyat tetap produktif, namun tetap aman dari wabah virus tersebut.

Covid-19 menjadi sebuah peluang dan tantangan baru. Keberadaannya mempercepat era Revolusi Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 adalah era teknologi, era digital, di mana teknologi informasi akan menjadi pusat dari semua aktivitas masyarakat.

Bank BNI dengan layanan fasilitas BNI Internet Banking menghadirkan layanan perbankan yang dapat diakses melalui telepon seluler dengan ketersediaan dan menggunakan jaringan internet selama 24 jam 7 hari seminggu,yang mana hal ini memberi Nasabah BNI yang menginginkan kemudahan bertransaksi perbankan melalui jaringan Internet yang aman dan nyaman kapanpun dan dimanapun Anda berada.

Hal ini menjadikan BNI sebagai salah satu perbankan yang siap memperkuat layanan digital dalam aktivitas operasionalnya di seluruh outlet dan berbagai channel elektronik meliputi BNI Mobile Banking, BNIDirect, BNI SMS  Banking, BNI Internet Banking, ATM, EDC, BNI Sonic dan Agen46.

New normal menjadi sebuah keniscayaan bagi BNI, menjadi pola hidup baru, cara baru untuk dapat terus berkontribusi dengan tetap mengedepankan kesehatan dan produktivitas.

Perubahan perilaku, cara berinteraksi, berkomunikasi, dan transaksi nasabah menjadi dasar bagi BNI untuk mengimplementasikan berbagai strategi dan inovasi di berbagai fungsi dan lini unit.

Sebuah layanan baru berbasis protokol didesain dan diimplementasikan secara berkesinambungan untuk menyesuaikan pola dan kondisi saat ini.

Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo pada kunjungannya di Kantor Cabang BNI Rawamangun di Jakarta, Selasa 26 Mei 2020 (sumber : BNI News).

Pada kesempatan yang sama, segenap Direksi BNI juga mengunjungi kantor-kantor cabang lainnya untuk memastikan kesiapan dari seluruh jaringan dan fasilitas Perbankan BNI untuk memasuki fase atau tahap new normal.
Anggoro mengatakan bahwa Perseroan akan terus mendorong dan mengarahkan Nasabah baik individu maupun institusi agar mengalihkan transaksinya dengan menggunakan platform digital yang tersedia di BNI.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati yang memastikan bahwa Bank BNI akan segera mengubah outlet konvensional menjadi outlet digital.

Layanan front end,proses bisnis dan model penjualan (sales model) akan dimaksimalkan dengan dukungan infrastruktur IT. Data warehouse dan system Customer Relationship Management (CRM) akan dioptimalkan sebagai salah satu enabler personalisasi layanan BNI untuk mempermudah dan mempercepat transaksi nasabah yang tentunya akan berkorelasi positif terhadap peningkatan bisnis perusahaan.

“Penguatan layanan digital ini terbukti menunjukkan kinerja terbaiknya. Pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 di jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2019.

Kenaikan tersebut terutama disumbangkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019,” ujar Anggoro.

Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada Q1-2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada Q1-2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari Q1-2019 sebesar Rp 56,1 triliun menjadi Rp 103,4 triliun pada Q1-2020.

Anggoro juga menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi untuk segmen nasabah korporasi, yaitu BNI Direct.
Pada Q1-2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44%.

“Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah mulai beralih ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran), juga debitur.Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, kunjungan Wakil Direktur Utama BNI ke salah satu Kantor Cabang BNI ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Manajemen BNI kepada Nasabah atas kepercayaan dan loyalitasnya dalam menjadikan BNI sebagai Financial Solution Partner.

“Kepuasan nasabah adalah semangat bagi kami untuk selalu memberikan yang terbaik. BNI terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, selalu hadir dalam kehidupan nasabah dengan fitur, kemudahan dan berbagai solusi financial bernilai tambah, “ ungkap Anggoro.

 

Penulis : Agussalim Igarashi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here