Generasi 90’an masih ingat dengan tiga robot kaleng dengan warna merah, biru dan hijau? Yap benar sekali robot kaleng itu adalah Big Bad Beetleborgs. Salah satu serial televisi asal Amerika Serikat ini sempat mewarnai pertelevisian Indonesia pada tahun 2000-an. Serial Big Bad Beetleborgs ini merupakan salah satu serial yang terinspirasi dari Metal Hero Tokosatsu Jepang berjudul Juuko B-Fighter dan B-Fighter Kabuto.

Big Bad Beetleborgs merupakan salah satu karya yang berasal dari Amerika Serikat. Serial ini diproduksi oleh Saban Entertainment pada tahun 1996 hingga 1997. Saat itu serial Big Bad Beetleborgs ditayangkan dalam dua season di Fox Kids. Kehadiran Big Bad Beetleborgs di Indonesia sendiri muncul pertama kali pada tahun 2000-an awal hingga 2001. Saat itu penayangannya di siarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta, Indosiar.

Pada setiap penayangan episode dari Big Bad Beetleborgs ini memiliki dua season yang berbeda. Dimana pada seri pertama kostum yang dikenakan dari para tokoh Big Bad Beetleborgs ini menggunakan warna merah, biru dan juga hijau. Sementara pada seri kedua kostum tersebut pun berbeda, yakni menggunakan warna metalik.

Karakter beetleborgs sendiri diperankan oleh Wesley Barker sebagai Drew atau The Blue Stinger Beetleborgs, Herbie Baez sebagai Roland Williams atau The Green Hunter Beetleborgs, Shannon Chandler sebagai Josephine atau The Red Striker Beetleborgs.

Sama halnya dengan serial tokosatsu lainnya, Big Bad Beetleborgs juga memiliki musuh bebuyutan yang terus mengintai yaitu Magnavore. Musuh-musuh tersebut antara lain Vexor, Typhus, Jara hingga musuh yang menyerupai karakter dari beetleborgs, Shadowborgs.

Pimpinan dari Magnavore, yakni Vexor memiliki kemampuan untuk mencuri kekuatan dari para tokoh Beetleborgs dan menciptakan karakter baru yang sama seperti persis dengan beetleborgs. Salah satu karakter jahat yang berhasil diciptakannya adalah Shadowborgs yang memiliki kekuatan tiga kali lebih hebat dibandingkan karakter Beetleborgs lainnya.

Shadowborgs diciptakan oleh Vexor dari hasil DNA ion dan bahan insectite Blue Blaster Beetleborgs yang berhasil dicuri oleh Vexor. Dengan hasil curiannya itulah Vexor berhasil menciptakan karakter jahat dari beetleborgs.

Demi mengatasi kekuatan dari Shadowborgs, para pasukan Beetleborgs pun harus memanggil rekan lainnya yaitu White Beetleborgs (Warren Berkow). Namun sayangnya setelah Shadowborgs musnah dan berhasil dikalahkan, White Beetleborgs juga harus kehilangan kekuatannya.

Pada season kedua, Beetleborgs sudah bukan lagi menggunakan kostum berwarna merah, biru dan juga hijau. Pasukan Beetleborgs mengganti kostumnya dengan warnanya dengan metalik. Di seri kedua ini, pasukan Beetleborgs memiliki musuh yang berbeda dari sebelumnya. kali ini musuh tersebut dibentuk oleh pasukan Nukus bernama Crustaceans.

Keseruan dari aksi para pasukan Beetleborgs ini sangat asik untuk dinikmati dan disaksikan bersama. Dimana petarungan antara para pasukan Beetleborgs melawan monster jahat akan menjadi bagian yang paling dinantikan. Apakah Anda masih ingat dengan serial ini?

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here