Memiliki boneka cantik dengan rambut panjang yang indah dengan beragam pakaian yang menggemaskan tentu menjadi dambaan para gadis kecil. Dia adalah Barbie, boneka plastik dengan ukuran mini yang sangat menawan.

Baca juga: Siap Konser di 2019, Inilah 17 Fakta Menarik Spice Girls Yang Belum Kamu Ketahui

Kelahiran boneka cantik yang sangat ikonik sepanjang masa ini di awali dengan kisah keluarga Handler. Saat itu sang isteri, yakni Ruth Handler melihat anak perempuannya, Barbara bermain boneka kertas. Rasa iba yang melanda Ruth pun membuat dirinya termotivasi untuk merancang boneka cantik yang bisa di mainkan oleh anaknya. Saat itu memang pasar mainan untuk anak-anak lebih di dominasi dengan munculnya mainan anak berbentuk bayi.

Barbie pertama produksi Mattel Inc

Ide cemerlang yang di miliki oleh Ruth ini pun di ajukan dirinya kepada sang suami, Eliot Handler, yang juga merupakan co-founder dari perusahaan mainan, Mattel Inc. Gagasan tersebut pun di tolak mentah-mentah oleh Eliot. Saat itu perusahaan sang suami menganggap bahwa memproduksi sebuah boneka memerlukan dana yang tak sedikit, dengan prospek jangka panjang yang tidak terlalu baik. Ruth pun tak gentar dengan penolakannya tersebut.

Sekitar tahun 1950’an, Ruth bersama kedua anaknya, yakni Barbara dan Kenneth pergi berkunjung ke Eropa, tepatnya Swiss. Saat sedang menghabiskan waktu bersama dengan kedua anaknya, Ruth menemukan sebuah boneka Jerman bernama Bild Lilli. Boneka Lilli yang ia temukan ini pun akhirnya di beli olehnya. Saat itu boneka Lilli yang dilihatnya berbahan plastik keras, yang dilengkapi dengan sepatu cantik dan anting-anting yang indah, serta rambut panjang yang diikat ekor kuda.

Gagasan dalam membuat sebuah boneka ini pun akhirnya semakin yakin untuk di ajukan kembali oleh Ruth. Setibanya ke Amerika, dengan segala usaha dan konsep yang telah ia pikirkan ini akhirnya Mattel Inc setuju untuk memproduksi boneka ciptaan Ruth, yakni Barbie.

Bersama dengan desainer di Mattel Inc, yakni Jack Ryan, boneka Barbie hasil ide cemerlang Ruth pun tercipta. Boneka Barbie hasil ide Ruth ini pun dikemas dengan bahan plastik yang keras, berbentuk gadis cantik dengan tinggi 11,5 inci. Barbie pertamanya ini di rilis pada tahun 1959, tepatnya 9 Maret 1959 di American International Toy Fair, yang berlangsung di New York.

Pada saat peluncuran pertamanya ini, boneka Barbie di rancang menggunakan pakaian renang bermotif zebra (garis putih-hitam), hasil rancangan penjahit rumahan Jepang. Dalam perilisan pertamannya, boneka Barbie di kemas ke dalam 2 versi rambut berbeda, yakni Barbie berambut pirang (blonde) dan Barbie berambut coklat (brunette).

Penjualan atas seri pertama Barbie ini pun terbilang sangat sukses di pasaran. Boneka Barbie edisi pertama ini berhasil terjual hingga 350.000 buah pada tahun pertama, yang di bandrol dengan harga 3 dollar. Tahun 1964, hak cipta atas boneka Bild Lilli pun di ambil alih oleh Mattel Inc.

Usut punya urus penamaan Barbie pada boneka ciptaannya ini ternyata terinspirasi dari nama anak perempuan Ruth dan Eliot, yakni Barbara. Mattel Inc juga merilis boneka Barbie laki-laki yang di beri nama Ken, yang juga terinspirasi dari nama anak laki-laki Ruth, Kenneth. Boneka Barbie Ken ini di gambarkan sebagai pacar dari Barbie.

Barbie pun menjadi pionir dari penentuan ukuran mainan berskala 1:6, yakni ukuran mainan kategori modelling dan action figure. Boneka Barbie juga menjadi mainan pertama yang dijual secara internasional ke 150 negara. Bahkan Mattel Inc mengklaim sedikitnya 3 boneka Barbie terjual 3 buah setiap detiknya.

Baca juga: Rowan Atkinson Nyatakan Pensiun dari Karakter “Mr Bean”

Tahun 2009, saat usia Barbie menginjak 50 tahun, boneka cantik ini berhasil terjual lebih dari 1 miliar di seluruh dunia. Mattel Inc pun terus mengembangkan produksi Barbie dengan desain beragam. Tercatat pada tahun 2015, Mattel Inc merilis 3 jenis bentuk tubuh Barbie, 7 jenis warna kulit berbeda, 22 warna rambut, dan 24 gaya tatanan rambut berbeda. Maka tak heran, kepopuleran dan kesuksesan dari Barbie ini menjadikannya sebagai primadona mainan cantik sepanjang masa.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here