Bagi yang belum tahu apa itu Pasar Ular, ketika pertama kali mendengar nama pasar itu apa yang ada di benakmu? Mungkin banyak yang berpikir kalau pasar ular adalah pasar yang menjual binatang ular. Eits, tapi salah. Pasar ular justru menjadi surga belanja.

Pasar ular berada di Jalan Kebon Bawang 5, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan di depannya ada gapura besar bertuliskan “Pasar Ular Permai”. Usut punya usut, dinamakan pasar ular karena dahulu sebelum dijadikan lahan pasar bentuknya adalah rawa-rawa dan banyak ularnya. Juga ada informasi mengapa dinamai pasar ular karena istilah barang-barang yang dijual di sana adalah barang selundupan, jadi harus licin seperti ular.

Tak hanya itu saja, ada lagi asal usul mengenai penamaan pasar ular yang begitu menjadi favorit bagi pecinta belanja. Konon, katanya pasar ular dulu namanya adalah pasar ramai. Karena adanya pedagang daging-daging ular untuk kebugaran pria dan wanita akhirnya disematkan lah nama Pasar Ular sampai sekarang.

Baca juga: Mengenal nama-nama pasar sesuai hari

Sementara itu, ada asal usul pasar ular yang lain yaitu, mengapa di beri nama pasar ular karena jika pembeli mau mengambil barang dari si penjual, mereka harus berputar-putar di lingkungan pasar yang jalannya seperti lekuk tubuh ular. Tepatnya bentuk pasar yang berpetak-petak.

Meski pun banyak versi cerita mengenai asal usul pasar ular, rata-rata para pedagang di sana sudah berjualan selama 10 sampai 20 tahun. Oleh karena itu pasar ular menjadi tujuan utama ketika ingin berbelanja barang-barang antik. Tak hanya barang antik, barang baru pun dijual di sana.

Saat ini, ada dua Pasar Ular yaitu Pasar Ular di Kebon Bawang, Priok dan Pasar Ular di Plumpang, Rawa Badak Selatan, Jakarta.

Baca juga: Taman Puring Pasar Barang Antik Sejak Tahun 1970-an

Pasar Ular Plumpang kebanyakan pedagangnya menjual pakaian, sepatu, dan tas. Sedangkan di Pasar Ular Permai, Priok selain menjual tiga barang tersebut juga terdapat pedagang keramik seperti guci atau peralatan rumah tangga lainnya.

Pasar Ular jadi populer karena barang-barang yang dijual merupakan barang original yang diimpor lewat Pelabuhan Tanjung Priok. Meski begitu, harga barang-barang tersebut lebih murah dibanding harga di toko resmi. Nah, kalau kamu ke hobi ke pasar ular biasanya apa saja sih barang yang dibeli?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here