Indonesia memang kaya akan kuliner. Beragam makanan bisa ditemukan di Indonesia, mulai dari makanan jadul yang unik sampai makanan modern. Di Indonesia banyak pedagang makanan yang menjual daganganya secara keliling dengan menggunakan gerobak. Untuk menarik pembeli, biasanya pedagang menggunakan bunyi-bunyian yang cukup keras dan unik di telinga.

Baca juga: Riwayat Kue Pancong, Dari Jadul Sampe Gaul!

Salah satunya adalah pedagang Kue Putu, kue putu biasa dijajakan keliling dengan menggunakan gerobak dan bunyinya yang khas. Bunyi nyaring dari pedagang kue putu otomatis bisa membuat calon pembeli dapat dengan mudah mengenali dan memanggil pedagang kue putu untuk dibeli. Jadi, pedagang tidak perlu susah-susah untuk meneriakkan dagangan yang dijual. Cukup dengan menggunakan bunyi-bunyian khas dan unik sebagai media promosi berjualan yang menarik.

Pedagang kue putu keliling memiliki bunyi unik seperti suara dengung mirip kumbang cukup kencang memang menjadi khas milik para pedagang kue putu. Suara khas ini bahkan bisa terdengar hingga puluhan meter. Suara khas ini berasal dari uap yang berasal dari alat suitan pada kukusan yang ada di gerobak pedagang kue putu.

Selain memiliki bunyi yang khas, kue putu juga memiliki cita rasa yang tak terlupakan. Kue berwarna hijau ini terbuat dari tepung beras yang dikukus menggunakan kayu bambu berbentuk tabung dan diisi dengan gula jawa, lalu diberikan parutan kelapa diatasnya ketika sudah matang. Manis dan gurih bercampur dalam lumatan ketika menikmati kue putu.

Kue putu sendiri sudah merambah ke negara lain, seperti Singapura dan Malaysia, meskipun nama dan bentuk kue putu menjadi sedikit berbeda, tetapi rasanya masih sama dengan kue putu tradisional dari Indonesia. Memang cita rasa yang tak terlupakan dan tak tergantikan dari jajanan Nusantara ini. Walaupun sudah beredar di luar negeri dengan bentuk yang berbeda tetapi cita rasa tetap lah khas kue putu, tidak bisa tergeser dan tergantikan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here