Image : kasetlalu.com

“Alamak Jann…” kata yang akrab bagi generasi 80’an ini, nge-hits karena film nasional “Catatan Si Boy” di  tahun 1987 silam.

Bila kita mengingat “Catatan Si Boy” pasti pikiran yang pertama terlintas adalah sosok mahluk ganteng, kaya, pinter, alim, rajin sholat, baik budi dan tidak sombong serta mempunyai teman segudang bernama Boy, lebih akrab dengan panggilan Mas Boy atau Boim – “panggilan kesayangan” untuknya dari sang adik, Ina. Si Boy digambarkan sebagai pemuda yang suka menulis catatan harian, hobi olahraga tinju dan jogging, kemana-mana bawa boil BMW dengan kaca spion dalam yang bergantung tasbih serta selalu ada sajadah di jok belakang, issshhh… yang model begini, gimana gak bikin cewek-cewek jadi naksir?

Raden Ario Purbo Joyodiningrat – nama lengkap si Boy – karakter rekaan Marwan Alkatiri ini awalnya adalah karakter di sebuah sandiwara radio yang mengudara setiap kamis malam jam 22.00 – 24.00, di radio Prambors tahun 1984. Acara yang bikin kawula muda betah nongkrong depan radio sampai tengah malam, sukses menggaet banyak penggemar terutama remaja saat itu. Suara si Boy di isi penyiar Radio Prambors, Edi Pribadi atau Epri, sebagai Kendi sohib si Boy suaranya di isi oleh Artha Bangun, dan Ina adik Boy disuarakan dengan centil oleh Ida Arimurti.

Setelah sukses mengudara, beberapa tahun kemudian “Catatan Si Boy” pun diangkat ke layar lebar dengan di produseri Sudwikatmono melalui PT Bola Dunia Film. Nasri Cheppy dikenal sebagai penggarap beberapa film bertema anak muda yang sukses, “Eiffel I’m in Love” adalah salah satunya, memegang kendali sutradara. Marwan Alkatiri sang pencipta Boy menulis sendiri skenario filmnya.

Cerita seri pertama film ini (Catatan Si Boy dibuat sampai 5 seri), menceritakan Boy (diperankan Onky Alexander) yang mempunyai pacar Nuke (Ayu Azhari) harus berpisah karena ayah Nuke – seorang pegawai negeri – tidak suka dengan tindakan ayah Boy yang berusaha menyuapnya. Nuke pun dipindahkan ke London untuk sekolah disana. Ditinggal Nuke membuat Boy dekat dengan cewek lain, Vera (Meriam Bellina). Hubungan kedua tidak berjalan harmonis, selalu berselisih sampai akhirnya Boy memutuskan hubungan dengan Vera.

Image : google.com

Film ini dibintangi antara lain oleh Onky Alexander, Didi Petet, Meriam Bellina, Dede Yusuf, Ayu Azhari dan si cantik Btari Karlinda. Sempat diberi judul lain yaitu “Kugadaikan Cintaku”, berjudul sama dengan lagu ciptaan Gombloh yang menjadi soundtrack film ini, disebabkan karena karakter Mas Boy dianggap tidak populer untuk penonton di luar Jakarta saat itu. Dengan dukungan lagu-lagu dari komposer ternama seperti Harry Sabar dan Dodo Zakaria, album soundtrack film ini menghasilkan beberapa lagu hits, salah satunya tentu saja lagu “Catatan Si Boy” yang dibawakan Ikang Fawzi.

Para pemainnya pun membuat film ini “meledak” di pasaran, karakter Emon diperankan dengan sangat menggemaskan dan apik oleh Didi Petet, aktingnya sangat melekat di hati penonton film. Wajah ganteng Onky Alexander membuat namanya melejit menjadi bintang film dengan bayaran tinggi. Jangan lupa dengan deretan nama-nama aktris cantik yang pernah menghiasi kehidupan asmara si Boy di filmnya, ada Meriam Bellina dan Ayu Azhari (si Boy I), Venna Melinda (si Boy II), Bella Esperance (si Boy III), Paramitha Rusady (si Boy IV) dan tentu saja Sophia Latjuba (si Boy V).

Catatan Si Boy sukses menjadi film terlaris ketiga di Jakarta pada 1987. Berdasarkan arsip PT Perfin, film ini berhasil meraup 313.516 penonton. Kesuksesan itu berujung pada empat film lanjutan, hingga terakhir diproduksi pada 1991 dengan “Catatan Si Boy V”. Rata-rata setiap film Boy dapat menggaet 300-an ribu pemirsa bioskop.

Catatan Si Boy adalah film yang sangat populer pada era 80-90an. Bahkan film “Catatan Si Boy III” sempat shooting di kota Los Angeles, sebagai latar tempat Boy meneruskan kuliah. Meski sudah 27 tahun sejak seri terakhir film “Catatan Si Boy” tayang, film ini tetap diingat penonton khususnya generasi 80’an.

Image : google.com

Bahkan, meski generasi masa kini sudah mulai tidak mengenal sosok Boy, muncul film “Catatan Harian Si Boy” di 2011, karya sutradara Putrama Tuta disusul di 2017 drama seri “Catatan Si Boy” tayang di salah satu TV swasta. Walau berjarak 20 tahun dari seri Boy terakhir, film kemasan baru yang masih melibatkan Onky Alexander ini terhitung berhasil dan menggaet 450 ribu penonton.

Film Catatan Harian Si Boy juga ga kalah serunya sama film terdulunya, apalagi di film ini Ario Bayu mengendarai BMW M3 E92 dan di pakai buat drift lagi. Jadi inget adegan mas Boy “ngesot” dengan mobil BMW nya di Rasuna Said Kuningan, di film Boy dulu…Dari “Catatan Si Boy” versi lama, sampai film “Catatan Harian Si Boy”, selalu identik dengan mobil mewah dan dari itu lah gue sangat menyukai film ini, The Best Movie di jamannya.

Kabar terakhir mengenai film “Catatan Si Boy”, di ambil dari tempo.co, di 2018 bakalan ada film versi baru “Catatan Si Boy”, Rizal Mantovani sebagai sutradara yang akan menghidupkan kembali si Boy dalam “Catatan si Boy VI”.

Hhhmmm…seperti apa ya sosok tokoh si Boy saat kembali ke layar lebar nanti ? yang pasti mas Boy akan selalu di kenang dan dipuja sebagai ikon remaja terkeren dan tersukses yang pernah ada.

Film – Film Catatan Si Boy

Catatan Si Boy 1 – dirilis tahun 1987
Catatan Si Boy 2 – dirilis tahun 1988
Catatan Si Boy 3 – dirilis tahun 1989
Catatan Si Boy 4 – dirilis tahun 1990
Catatan Si Boy 5 – dirilis tahun 1991

Nih dua lagu hits dari Soundtrack Catatan Si Boy III yang masih enak buat di dengerin.

[ai_playlist id=”887″]

Copyright Team Records

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here