Band Chicago lahir di Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1967 yang dikenal dengan aliran musik rock and jazz fusion. Nama Chicago telah berkibar di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia, dan banyak sekali pecintanya sehingga nama Band Chicago bisa terus dikenal hingga saat ini.

Sejak tahun 60-an sampai sekarang, band Chicago berhasil masuk sebagai salah satu dari 13 musisi paling bersejarah dalam perjalanan musik dunia versi Majalah Billboard. Chicago pun sempat menggelar konser di Indonesia pada tahun 2012 lalu.

Karir bermusik band Chicago dimulai dengan nama The Big Thing, saat itu mereka masih membawakan cover dari lagu-lagu top 40 yang pada era itu tengah menjadi hits. Tapi kemudian, nama itu diganti menjadi The Chicago Transit Authority dan kemudian disebut sebagai Chicago setelah merilis album pertama mereka, sesuai dengan nama kota di mana band ini di lahirkan.

Band Chicago terkenal dengan karakter musik dan lirik-liriknya yang peka terhadap keadaan sosial, bahkan tak jarang lagu-lagu yang mereka bawakan berbau politik dan penuh visi. Chicago telah menghasilkan rekor penjualan sebanyak 38 juta copy di Amerika, 22 di antaranya di anugerahi dengan penghargaan gold, 18 platinum, dan 8 multi platinum.

Chicago band.

Tidak hanya itu saja, band Chicago sudah menghasilkan 5 album yang berhasil duduk di peringkat pertama, dan 21 single yang berhasil duduk di peringkat 10 besar tangga lagu. Menarik kembali ke belakang, band Chicago mengeluarkan album pertama di tahun 1969, tepat dua tahun setelah band ini dibentuk dan berhasil terjual sebanyak lebih dari satu juta copy dan mendapatkan penghargaan platinum lewat single “Does Anybody Really Know What Time It Is?”.

Di tengah kepopuleran nama band Chicago karena lagu-lagu mereka yang easy listening and ear catchy, tak membuat jalan mereka lurus-lurus saja tanpa hambatan. Sama seperti band-band besar lainnya, pergantian personel pun sempat mewarnai perjalanan musik Chicago.

Sampai terbentuk anggota band saat ini yang tetap mengusung nama kebesaran di gawangi oleh Robert Lamm pada Vocal, Lee Loughnane pada Trompet, James Pankow pada Trombone, Wait Parazaider pada Woodwinds, Lou Pardini pada Vocal, Jason Scheff pada Bass, Vocal, Tris Imboden pada Drum, dan Keith Howland pada Gitar. Sementara Peter Cetera yang dulunya adalah vokalis utama setelah memutuskan keluar dari Chicago pada 1985 hingga kini terkenal sebagai salah satu vokalis pria terbaik yang masih ada. Peter sukses dengan solo karirnya. Hit solo Peter Cetera yang paling terkenal adalah Glory of Love dari soundtrack film Karate Kid, Part II.

Berhasil melalui masa-masa sulit tersebut dengan cepat, Chicago kembali bangkit dan merilis album ke 10, Hot Street (1978) yang lebih ke genre pop dan balada. Hadirnya musik Chicago sudah mendapatkan tempat tersendiri di hati dan telinga para pecintanya, kamu yang juga menjadi penggemar Chicago pasti tumbuh besar bersama dengan lagu-lagu Chicago dan menjadi saksi atas eksistensi mereka selama ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here