Salah satu alat pemutaran musik era 80 hingga 90-an yakni Walkman sempat menghiasi pertumbuhan generasi pada kala itu. Pemutar musik yang diproduksi oleh Sony ini, menjadi salah satu benda kebanggaan yang penuh kenangan. Namun sayang, seiring kemajuan teknologi yang semakin pesat saat itu, membuat keberadaan Walkman hilang ditelan kemajuan teknologi.

Masaru Ibaku, dialah sosok yang pertama kali mempunyai ide untuk menciptakan Walkman. Bermula dari kesibukannya yang kerap kali bepergian dengan pesawat. Hingga kebosanan saat berada didalam pesawat itu pun muncul, Ibaku pun memiliki ide untuk menciptakan alat pemutar musik namun dengan desain yang praktis.

Pada tahun 1978, ide brilian dari Ibaku itu akhirnya pun disetujui oleh Akio Morita, salah satu pendiri perusahaan Sony. Morita pun memerintahakan tim teknisinya untuk segera memproduksi Walkman dalam jumlah yang banyak. Dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan, versi pertama alat pemutar musik itu pun jadi dan siap diedarkan.

Seri pertama dari alat pemutar musik Walkam ini adalah TPS-L2, yang terbuat dari metal cased dan memiliki fitur playback, stereo, dan dual jack 3.55 mm serta 4 buah baterai AA untuk penggunannya. Sony pun langsung memproduksi Walkman seri ini sebanyak 30 ribu unit di Jepang.

Penggunaan nama Walkman ini juga sempat mengalami sedikit perdebatan. Di Amerika, Walkman dipasarkan dengan nama Soundbout, sementara di Inggris dikenal dengan nama Strowaway. Meski demikian, peluncuran Walkman tidak semulus dengan ambisi dari Sony yang ingin memasarkannya.

Walkman seorah tak dilirik oleh masyrakat dan bisa dikatakan tidak laku di pasaran. Hingga akhirnya pihak Sony pun mencoba memasarkan Walkman dengan mengunjungi para calon pembeli. Satu per satu orang yang meilntas ditawari produk pemutar musik tersebut. Lama kelamaan, produk Walkman pun mulai dirilik dan mencuri hati masyarakat.

Dengan desain yang ramping ini, Sony berharap produknya bisa dicintai oleh semua kalangan khususnya para remaja saat itu. Desain yang simple ini juga memudahkan para pengguna untuk membawa kapan pun dan dimanapun.

Seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, Walkman mulai ditinggalkan. Munculnya berbagai produk pesaing yang dirilis dari Apple, yaitu iPod pun menjadi pesaing terberat untuk Sony. Kemunculan tekonlogi disc juga menjadi salah satu kemunduran dari Walkman. Kini Walkman hanya akan menjadi kenangan bagi generasi 80 hingga 90-an.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here