Mungkin kamu sering bertanya-tanya, kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan kesehatan tubuh atau berapa frekuensi ideal cek kesehatan atau medical check up? Waktu untuk cek kesehatan bagi anak-anak dan orang tua idealnya melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun. Namun, untuk orang dewasa yang dinyatakan sehat tidak perlu melakukan cek kesehatan setiap tahunnya.

Baca Juga : Ngantuk Pas Lagi Kerja? Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Daya Konsentrasimu Meningkat.

Sebuah studi mengatakan bahwa cek kesehatan tahunan tidak selalu dapat membantu menghindari penyakit. Tapi bukan berarti kamu jadi tidak peduli dengan kesehatan. Tetap penting untuk membuat rencana kesehatan dengan dokter yang selama ini biasa menangani, dan buatlah jadwal rutin untuk melakukan cek kesehatan.

Dilansir dari Reader’s Digest, terdapat lima hal yang harus kamu ketahui sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan, yaitu;

  1. Dokter Umum.

Kunjungan ke dokter umum penting untuk memeriksakan tekanan darah, berat badan, dan tanda-tanda peringatan lain yang ada di dalam tubuh. Bagi orang yang sehat, cukup melakukan cek kesehatan ke dokter umum setiap dua atau bahkan tiga tahun sekali.

Sedangkan bagi yang sudah berusia paruh baya dan lansia disarankan untuk periksa kesehatan setiap tahun agar penyakit-penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. Pemeriksaan kesehatan yang biasanya dilakukan seperti pemeriksaan darah, mammogram, kolonoskopi, kepadatan tulang, kulit, riwayat penyakit dalam keluarga agar dapat terdeteksi sehingga tidak akan ada yang namanya telat dalam penanganan.

  1. Ginekologi.

Ginekologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kesehatan reproduksi wanita. Setiap wanita disarankan untuk pergi ke ginekolog setiap tahunnya. Bagi wanita yang sudah aktif secara seksual, dianjurkan untuk melakukan tes tahunan infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore. Sementara itu, pap smear dan HPV sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tiga tahun sekali.

Pap smear dan HPV dapat mendeteksi kanker serviks. Jadi pastikan kamu melakukanya secara rutin. Untuk skrining kanker payudara, lakukan mammogram setiap satu hingga dua tahun sekali mulai usia 40 tahun.

  1. Dokter Mata.

Seseorang dengan diabetes biasanya disarankan untuk cek kesehatan rutin ke dokter mata. Hal ini karena kerusakan mata permanen merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi akibat diabetes. Kalau kamu sudah menggunakan kacamata atau kontak lens, buatlah jadwal satu hingga dua tahun sekali dengan ahli optometri untuk melakukan cek kesehatan mata.

  1. Dokter Gigi.

Waktu terbaik untuk memeriksakan kesehatan gigi adalah setiap enam bulan sekali. Karena, masalah yang terjadi pada gigi cenderung muncul lebih cepat, contohnya plak yang mengeras atau karang gigi. Seseorang yang memiliki masalah pada gigi serta sistem kekebalan tubuh, harus memeriksakan gigi lebih sering lagi. Jalani juga pemeriksaan sinar-X untuk mengetahui gigi mana saja yang berlubang, serta pemeriksaan mulut, tenggorokan, dan lidah demi menghindari penyakit kanker mulut.

  1. Dokter Kulit.

Kunjungan rutin ke dokter kulit tidak hanya terbatas untuk masalah jerawat saja. Dengan rutin memeriksakan kesehatan kulit dapat mendeteksi melanoma dan jenis kanker kulit lainnya dengan melakukan pemeriksaan tahunan ke dokter kulit.

Rutinlah melakukan cek kesehatan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan. Jangan menunggu sampai kamu terserang penyakit baru memeriksakannya ke dokter ahli, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here