Enam gerai Giant milik PT. Hero Supermarket Tbk sudah di tutup di beberapa wilayah Jabodetabek. Kabar yang berhembus kencang tutupnya beberapa gerai Giant adalah cikal bakal bangkrutnya bisnis ritel ini.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta mengatakan, HERO Group saat ini tengah melakukan efisiensi beban operasional. Salah satunya dengan menutup gerai-gerai yang tidak untung. HERO tidak menutup semua Giant yang ada di Indonesia, melainkan hanya beberapa Giant Jakarta yang ditutup karena tidak mendapat banyak keuntungan di sana.

HERO kabarnya akan menutup enam gerai Giant di Jabodetabek mulai akhir bulan depan. Diantaranya adalah Giant Ekspres Cinere Mall, Giant Ekspres Mampang Prapatan, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Wisma Asri, Giant Ekstra Jatimakmur, dan Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur.

Giant Obral Semua Produk.

Kabar Giant akan bangkrut ini langsung cepat menyebar luas ke seluruh masyarakat, Giant sedang menjadi bulan-bulanan karena kabar ini. Hal ini bisa dijadikan momentum belanja hemat, pasalnya Giant mengobral semua produk miliknya agar habis terjual tanpa sisa. Dan tentu saja di jual dengan harga murah.

Baca juga: HERO – Perintis Ritel Modern Pertama di Indonesia

Misalnya saja di Giant Ekspres Mampang Prapatan yang memberikan diskon dari 5% hingga 25% untuk berbagai produk. Produk makanan dan sabun pencuci piring, misalnya, mendapat diskon 5% sampai 10%, sedangkan perabot rumah tangga dan alat tulis diskon 25%. Diskon tidak berlaku untuk produk bayi seperti susu formula.

Adapun perusahaan melakukan penutupan untuk menjaga bisnis agar tetap berkelanjutan. Penutupan dilakukan atas gerai yang merugi dan memiliki beban operasional tinggi. Selain Giant, ada ritel lain dalam Grup Hero yaitu Hero Supermarket, Guardian, dan Ikea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here