Refleksi kaki dengan metode injak batu sudah bukan hal yang asing di Indonesia. Penggunaan metode yang dianggap dapat meredakan sakit dan mendeteksi penyakit ini, banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya bagi usia lanjut. Selain di Indonesia, metode injak batu ini juga sudah diterapkan diberbagai negara.

Metode injak batu ini sudah dikenal sejak 6000 tahun lalu di China. Orang-orang yang menggunakan metode injak batu ini mempercayai bahwa, dengan berjalan atau melakukan refleksi dengan batu dapat memperlancar peredaran darah dan menyehatkan tubuh.

Memang benar, dengan menggunakan metode injak batu ini Anda akan merasa terlihat segar, memperlancar sirkulasi darah, menghilangkan lelah, membuang racun dari tubuh, melancarkan ekskresi dan meningkatkan konsentrasi.

Perlu diketahui, metode injak batu tanpa alas kaki ini ternyata sangat beresiko loh. Memang benar jika Anda berjalan diatas batu tanpa menggunakan alas kaki, secara tidak langsung metode ini akan langsung tertuju pada titik-titik akupuntur Anda. Tapi hal ini justru sangat beresiko bagi kesehatan Anda.

Bagi Anda yang pernah melakukan refleksi dengan metode ini, apakah Anda pernah merasakan nyeri atau sakit? Menurut pakar kesehatan, hal ini bisa menjadi traumatik pada bagian telapak kaki, khususnya pada bagian saraf, otot, dan juga urat.

Terlebih jika Anda sudah terkena masalah pada radang sendi atau mengalami masalah pada bagian kaki, punggung, atau pinggang. Menggunakan metode ini justru akan membuat penyakit Anda semakin parah.

Bagi pengidap diabetes, melakukan refleksi dengan metode ini sangat dilarang keras. Kenapa? Karena jika saat melakukan injak batu Anda terluka sedikit saja, hal ini tentu akan berdampak panjang bagi kesehatan Anda. Menurut seorang pakar bedah kaki di Amerika, dr. Daniel Cohen. Dirinya mengatakan luka sekecil apapun yang dialami oleh penderita diabetes harus segera ditangani dengan serius.

Penderita diabetes cenderung memiliki sistem imun yang lemah. Hal ini dikarenakan kadar gula yang berlebih di dalam tubuh, sehingga membuat kekebalan tubuh pun melemah. Sehingga jika penderita diabetes melakukan refleksi batu tanpa menggunakan alas kaki sangat rentan dengan resiko yang akan timbul.

Mulai sekarang, berhati-hatilah Anda jika melakukan refleksi dengan metode injak batu tanpa alas kaki ya. Cintailah tubuhmu dengan cara yang benar dan kurangi resiko dari kemungkinan yang akan terjadi jika Anda melakukan sesuatu. Jika sakit pada kaki Anda berlanjut, segeralah pergi ke dokter dan berdiskusi dengan ahlinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here