Sebagai Ahli Perbankan, Bapak Pradjoto mengawali karir dengan bergabung bersama Bapindo. Hampir 17 tahun beliau di Bapindo lalu diminta BPPN untuk menjadi Dewan Komisaris, yang dilanjutkan dengan menjadi Ketua Ombudsman di BPPN yang diketuai oleh Alm. Bapak Mar’ie Muhammad mantan Menteri Keuangan. Tak sampai disitu, karir Pak Pradjoto kembali di jalani selama 5 tahun menjadi komisaris di BII. “Tetapi baru berjalan 4 tahun saya diminta pemerintah untuk menjadi komisaris di Bank Mandiri selama 10 tahun. Lalu kembali dipercayai untuk menjadi wakil komisaris utama di Bank BNI dari 2015 sampai 2017. Dan menjadi komisaris sudah dari tahun 2000.” Ungkap Pak Pradjoto kepada tim kabarsidia.com.

Diluar kegiatan padatnya menjalani karir, dengan banyaknya permintaan diluar pekerjaan seperti menjadi penceramah dan penasehat Pak Pradjoto mengatakan “Harus memiliki kemampuan membagi waktu dengan baik, harus memiliki kemampuan untuk bekerja dengan hati agar supaya pekerjaan itu tidak menjadi beban. Sebab kerja itu adalah ibadah.” Kata Pak Pradjoto saat ditemui oleh tim kabarsidia di kediamannya.

Diantara waktunya yang padat, agar tetap menjaga tubuh dan pikiran selalu fresh, menyanyi menjadi salah satu cara yang sering dilakukan oleh Pak Pradjoto. “Sebenarnya awalnya saya tidak mau disuruh nyanyi. Istilahnya, batuk aja fals apalagi nyanyi.” Ujar Pak Pradjoto yang memfavoritkan penyanyi Ebiet G Ade. Meski awalnya tidak yakin ketika harus disuruh menyanyi, ternyata kegiatan tersebut menjadi salah satu kegiatan favorit beliau 5 tahun belakangan ini.

Sebagai sikap menghargai anugerah yang sudah diberikan oleh sang Pencipta, ketika bernyanyi Pak Pradjoto suka sekali merekam suaranya di studio rekaman dan dijadikan dalam bentuk CD rekaman yang Beliau bagikan ke kerabat-kerabat di lingkungan perbankan dan keluarga. “Karena dengan menyanyi memang bisa membuat stress hilang. Selain menyanyi, agar stress hilang selalu getarkan hati dengan dzikir.” Ujar Pak Pradjoto

Ternyata selain tertarik dengan dunia tarik suara, Pak Pradjoto juga menyukai dunia seni fotografi. Diakuinya, beliau selalu menyempatkan diri untuk mengabadikan keindahan alam melalui mata lensa saat sedang berjalan-jalan ke luar negeri ataupun di dalam negeri. “Saya juga sangat suka potret semua cucu-cucu saya dan saya buatkan albumnya masing-masing.” Cerita Pak Pradjoto yang sudah memiliki 5 orang cucu.

Mungkin tak banyak diketahui oleh banyak orang, seorang ahli perbankan ini sangat suka sekali menulis puisi. Beberapa karya puisinya beliau ciptakan dari unsur-unsur kehidupan yang sangat dekat dengan kesehariannya. Tak melulu serius, Pak Pradjoto suka menulis puisi dan membaca buku, tokoh favoritnya adalah Nelson Mandela dan Mahatma Gandhi.

Tercapainya cita-cita menjadi seorang bankir di tingkat yang paling tinggi, ada pesan khusus dari Pak Pradjoto untuk para anak muda yang ingin mencapai kesuksesan “Never ever give up! Jangan pernah menyerah. Jangan pernah diliputi oleh duka lara ketika terjadi kegagalan dan hambatan yang menghalangi perjalananmu. Terus lah berusaha, karena dimana ada kemauan disitu ada jalannya. Dan jangan pernah berhenti belajar, jadilah murid yang abadi dari kehidupan.” Tutupnya.

Berbicara mengenai tokoh perbankan Indonesia ini, tentu saja memberikan energi positif. Buat kamu diluar sana yang sedang mencapai cita-cita dalam kehidupan, ingatlah pesan khusus dari Bapak Pradjoto. “Manusia harus memiliki kemampuan untuk belajar dari apa dan siapa saja, termasuk dari daun yang tanggal dari dahannya. Belajarlah dari hal-hal kecil seperti itu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here