Masa keemasan dan kejayaan musik rock di Indonesia bisa dikatakan ramai pada tahun 1970 hingga 1980-an. Di masa 1980-an, nama Elpamas muncul di industri musik Indonesia. Kehadirannya pun meramaikan sederet musisi dengan genre rock. Elpamas datang dari sebuah Kecamatan yakni Pandaan, kota Pasuruan, Jawa Timur.

Elektronik Payung Mas atau yang disingkat menjadi Elpamas ini merupakan sebuah nama yang diambil dari toko elektronik milik Anthony Depamas. Band ini terbentuk pada tahun 1983 dengan melalui proses panjang untuk di kenal oleh orang banyak.

Sebelum menyentuh genre rock yang diusung oleh Elpamas, kelompok musik ini lebih dulu menggunakan genre dangdut dalam bermusik. Namun, genre dangdut itu tidak berlangsung lama dan diubah menjadi rock.

Lahir dari kota kecil Pandaan, Elpamas harus bersusah payah agar mampu bersaing di belantika musik Indonesia. Manggung dari tiap RT hingga mengikuti beragam kompetisi band pun mereka lakukan. Elpamas sendiri beranggotakan lima orang laki-laki. Mereka adalah Toto Tewel (gitar), Dollah Gowi (vokal), Didik Sucahyo (bass), Rush Tato (drum) dan Edi Darome (keyboard).

Bersama kelima anggotanya ini lah Elpamas memutuskan untuk terjun ke industri musik Indonesia. Tahun 1984, Elpamas mengikuti sebuah kompetisi festival musik rock Indonesia. Bahkan untuk mengikuti kompetisi festival musik rock saja mereka sempat mengalami penolakan lantaran berasal dari kota kecil. Namun, Elpamas membuktikannya dengan kemampuannya dan membawa pulang piala sebagai juara ketiga.

Elpamas: Band Rock Kecil Dari Pandaan
Elpamas

Satu tahun setelah berahsil meraih juara ketiga, Elpamas kembali mengikuti festival musik rock. Kali ini mereka berhasil memenangkan perlombaan sebagai juara pertama, dan Toto berhasil terpilih menjadi gitaris terbaik. Tahun 1986, Elpamas harus menerima posisi ketiga festival musik rock Indonesia, dengan Toto yang masih mempertahankan label gitaris terbaik.

Sejak mengikuti ajang itulah nama Elpamas mulai diperhitungkan. Mereka pun hijrah ke Ibukota dari Pandaan. Mulai dari mengikuti rangkaian tour konser God Bless hingga masuk ke dapur rekaman. Tercatat sedikitnya Elpamas telah mengeluarkan enam album. Album pertama Untukmu Generasiku (1989), Tato (1991), Bos Makan Apa? (1993), Negeriku (1997), Dongeng (2000) dan 60km/jam (2003).

Baca juga: Mengenang Rocker Andy Liany

Salah satu lagu yang melambungkan nama Elpamas ialah lagu Pak Tua. Lagu ini merupakan ciptaan dari Pitat Haeng atau Iwan Fals dengan nama samarannya. Lagu Pak Tua ini bahkan sempat dicekal dan tidak diperbolehkan tayang di stasiun televisi. Hal ini lantaran sebagian liriknya menyinggung penguasa orde baru. Meskipun demikian, lagu Pak Tua yang terdapat dalam album Toto ini berhasil terjual sekitar 5,000 keping kopi.

Selama berkarir di industri musik, Elpamas juga sempat mengalami bongkar pasang personil seperti band kebanyakan. Tercatat Elpamas sempat mengganti vokalis sebanyak 9 kali, mulai dari Giponk, Dollah Gowie, Baruna Priyotomo, Ecky Lomoh, hingga nama Andy Liany sempat mengisi posisi vokal band Elpamas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here