Menurut sejarah, es krim pertama kali ditemukan di China dan dibawa ke Eropa oleh Marcopolo, seorang penjelajah ternama di abad pertengahan. Secara komersial es krim menjadi lebih luas pemasarannya sejak ditemukannya freezer di tahun 1851 di Amerika Serikat. Saat ini tingkat konsumsi es krim di dunia paling tinggi adalah di Amerika Serikat dan Australia. Maka dari itu es krim Peters yang merupakan es krim merek Australia peredarannya sempat menjangkau sampai ke Indonesia.

Baca juga: Tak Kenal Lidah Anda Mungkin ‘Rugi,’ Inilah Sejarah Cendol dan Jenisnya

Sedangkan Indonesia menjadi negara dengan tingkat konsumsi es krim paling rendah di kawasan Asia Tenggara, dua pertiga lebih rendah daripada tingkat konsumsi di negara tetangga Jiran, Malaysia.

Ternyata ada sesuatu hal yang cukup menggelitik ketika ditelisik mengapa Indonesia menjadi negara yang paling rendah tingkatnya dalam konsumsi es krim. Karena di Indonesia masih mempertimbangkan beberapa hal ketika mengkonsumsi es krim, seperti es krim masih dianggap bisa menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kegemukan pada tubuh, dan juga es krim masih dianggap bisa menyebabkan anak-anak yang mengkonsumsi es krim terlalu sering menjadi batuk dan pilek.

Justru ketika ditelisik kembali es krim tidak akan berpengaruh segitu besarnya apabila saat dikonsumsi masih dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Es krim juga dipercaya sebagai cemilan yang bisa membuat suasana hati atau mood seseorang menjadi lebih baik, dan juga lebih rileks.

Es krim Peters yang memiliki banyak varian rasa juga sempat menjadi primadona di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Es krim Peters yang masuk ke Indonesia pada tahun 1972, biasanya dikemas dalam sebuah kotak kecil berbahan plastik, ada juga es krim cone Peters yang memiliki varian rasa cokelat dan rasa strawberry yang sangat cocok sekali dinikmati ketika siang hari. Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari es krim Peters, umumnya sama seperti es krim es krim yang lain. Hanya saja yang membedakan adalah es krim Peters asal Australia ini sempat menjadi jajanan jadul yang tenar.

Bagaimana? Apakah saat ini Anda masih ingat dengan es krim Peters? Atau sudah melupakannya seiring punahnya peredaran es krim Peteres di Indonesia saat ini? Dahulu di era 80 dan 90-an, merek esk krim Peters banyak dijual di berbagai ritel dan toko kelontong. Terlepas dari itu semua tentunya es krim Peters sempat menjadi es krim kenangan dalam benak generasi 90-an.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here