Jatuh cinta memang berjuta rasanya, kita akan merasakan senang, sedih, cemburu, rindu, ketika sedang jatuh cinta pada seseorang. Seru dan aduhai rasanya ketika jatuh cinta. Namun dibalik sejuta rasa yang ada di dalam hati sanubari, ternyata jatuh cinta banyak manfaatnya lho, karena saat kita jatuh cinta ada hormon cinta yang bekerja di dalam tubuh.

Hormon cinta bekerja untuk melibatkan emosi di dalam tubuh, bukan emosi yang seperti biasa kita alami ya! Emosi disini berbeda, emosi perasaan yang lebih indah dan nyaman ketika sedang kasmaran, jantung berdebar ketika bertemu dengan si Dia, senyum-senyum sendiri membayangkan tingkah lucunya, emosi itulah yang dipengaruhi oleh Si Hormon Cinta.

Secara ilmiah, otak kita akan memproduksi zat kimia yang disebut dengan Oxytocin atau Hormon Cinta yang bisa aktif ketika Anda sedang mengalami jatuh cinta pada seseorang. Hormon Oxytocin dikeluarkan oleh Kelenjar Pituitary yang salah satu fungsinya adalah memperkuat hubungan romantis. Namun tak hanya berperan dalam hubungan romantis saja, Si Hormon Cinta juga bisa mempengaruhi keadaan fisik dan psikologis seseorang.

Oleh karena itu jangan pernah takut untuk jatuh cinta, karena ada fakta-fakta menakjubkan tentang oxytocin Si Hormon Cinta yang mungkin saja belum Anda ketahui. Simak faktanya berikut ini!

  1. Siap Untuk Digunakan.

Ketika Anda melakukan kontak fisik seperti pelukan, ciuman, menggenggam tangan, atau kontak fisik sederhana dengan seseorang yang dicintai akan membuat otak mengeluarkan Hormon Oxytocin dan tersebar ke dalam tubuh Anda. Oxytocin merupakan hormon yang selalu tersedia dan siap digunakan kapan saja, efek dari Hormon Oxytocin dalam jangka panjang dapat meningkatkan kepercayaan diri.

  1. Menguatkan Ikatan Antar Pasangan.

Oxytocin berperan penting dalam pembentukan ikatan pada pasangan. Hormon ini membantu pasangan menguatkan keintiman dan kepercayaan, serta membuat hubungan antar manusia menjadi semakin kuat. Selain itu, Hormon Oxytocin juga dapat meningkatkan gairah seks dan ketertarikan yang semakin kuat pada pasangan.

  1. Ikatan Kuat Terhadap Ibu dan Anak.

Oxytocin tak hanya berkaitan dengan asmara, tetapi juga cinta dan ikatan antara ibu dan anak. Hormon ini penting dalam penguatan ikatan antara ibu dan anak saat melahirkan. Oxytocin juga dapat membantu proses melahirkan menjadi lebih mudah dan mempercepat kontraksi. Selain itu, Oxytocin juga diberikan dari ibu kepada anak melalui ASI saat menyusui.

  1. Mengatasi Rasa Takut.

Tak melulu bermanfaat dalam hubungan cinta, Hormon Oxytocin juga dapat membantu seseorang agar lebih mudah untuk bersosialisasi dengan orang lain. Hormon ini juga bisa membantu melepaskan rasa takut dan kecemasan. Oxytocin diketahui bisa meningkatkan perasaan optimis, percaya diri, dan kepercayaan.

  1. Meredakan Rasa Sakit.

Hormon Oxytocin memiliki zat anti peradangan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka. Penelitian menunjukkan bahwa Oxytocin bisa meredakan kram, nyeri otot, sakit kepala, dan migrain.

  1. Mencegah Depresi.

Kekurangan Hormon Oxytocin dapat memicu terjadinya depresi, tingkat Oxytocin yang rendah telah lama dikaitkan dengan salah satu penyebab terjadinya depresi pada seseorang. Oleh karena itu produksi Hormon Oxytocin yang tinggi baik untuk mencegah depresi dan kecemasan yang berlebihan.

Itulah beberapa fakta-fakta menakjubkan tentang ‘Si Hormon Cinta’ yang ada di dalam tubuh kita ketika sedang jatuh cinta.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here