Makanan bisa menjadi teman ataupun musuh Anda, itu semata-mata tergantung pada bagaimana Anda memilih untuk menangani makanan, yaitu apa yang Anda makan, dan bagaimana Anda memakannya. Ilmu makanan dan makan menekankan pada pentingnya cara makan yang benar, yang juga berbicara tentang manfaat kombinasi makanan.

Misalnya, teh hijau ditambah dengan lemon adalah kombinasi makanan yang sangat sehat dan juga meningkatkan manfaat teh hijau dan lemon. Manambahkan perasan lemon ke teh hijau meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap antioksidannya lebih lama dari lima kali lipat.

  1. Madu dan Air Mendidih

Menambahkan madu ke air panas menyebabkan peningkatan besar hidroksimetil furfuraldehyde (HMF) yang dapat meningkatkantiksisitas dalam tubuh manusia.

  1. Susu dan Pisang

Makan pisang dan susu bersama-sama dapat mengurangi agni (api), yang bertanggung jawab untuk pencernaan dan metabolisme makanan.

  1. Susu dan Telur

Meskipun tidak akan terjadi sesuati jika mengolah telur dengan susu secara bersamaan, tapi tidak untuk telur mentah atau telur setengah matang. Susu dan telur setengah matang atau mentah mungkin sesuatu yang oleh banyak orang yang sedang membangun otot dianggap sebagai makanan energi mereka.

Namun, mengonsumsi telur setengah matang atau mentah terkadang dapat menyebabkan infeksi bakteri, keracunan makanan, dan defisiensi biotin.

  1. Susu dan Melon

Semua melon tidak boleh dicampur dengan susu karena keduanya mendingin, tetapi susu bersifat pencahar dan melon diuretik. Susu membutuhkan lebih banyak waktu untuk pencernaan dan asam lambung yang dibutuhkan untuk mencerna melon. Namun melon sendiri menyebabkan susu menjadi kental.

  1. Daging dan Kentang

Jika protein hewani dimakan bersama dengan karbohidrat seperti kentang, maka cairan pencernaan yang berbeda dapat menetralkan keefektifan satu sama lain. Proteinnya dikenal membusuk, dan karbohidratnya bisa berfermentasi. Hal ini dapat mengakibatkan pembentukan gas dan perut kembung di dalam sistem. Ini adalah salah satu kombinasi makanan yang tidak pas dan dapat dihindari.

  1. Teh Hijau dan Susu

Teh hijau mengandung flavonoid yang disebut katekin yang memiliki beberapa efek menguntungkan pada jantung. Saat susu ditambahkan ke teh ini, maka protein dalam susu, yang disebut kasein, dapat berinteraksi dengan teh hijau untuk mengurangi konsentrasi katekin.

  1. Buah setelah Makan

Buah-buahan tidak cocok dengan makanan lain. Buah-buahan mengandung gula sederhana yang tidak membutuhkan pencernaan dan bisa bertahan di perut untuk waktu yang lama.

Makanan yang kaya lemak, protein, dan pati tidak akan bertahan lama karena harus dicerna. Makan beberapa buah setelah makan akan membuat gula buah bertahan diperut dalam waktu lama dan bisa berfermentasi.

Ketika dua atau lebih makanan dengan rasa, energi, dan efek pasca-pencernaan yang berbeda digabungkan, itu membebani tubuh, menghambat sistem enzim dan menghasilkan produksi racun.

Resiko kombinasi makanan yang salah dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh, yang dikenal sebagai Kleda dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan kecil. Meskipun cara setiap makanan memperngaruhi tubuh berbeda-beda (dari jenis makanan hingga individu yang berbeda), beberapa masalah yang umumnya terjadi adalah sebagai berikut:

  • Gangguan pencernaan
  • Fermentasi
  • Pembusukan
  • Pembentukan gas
  • Diare
  • Toksemia (keracunan darah oleh racun dari infeksi bakteri lokal) dan kematian dalam kasus yang jarang terjadi.

 

 

Sumber berita: CNNIndonesia

Sumber foto: Pinterest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here