Siapa yang masih ingat dengan serial Losmen Bu Broto? Serial tv yang tenar di era 80an sampai 90an ini memang dapat menarik perhatian para penyukanya, apalagi ada satu tokoh yang kehadirannya selalu dinanti pada setiap episode. Perempuan Jawa berwajah manis dengan logat Jawanya kental, dia adalah Mbak Pur. Ada yang tahu nggak tokoh Mbak Pur diperankan oleh siapa? Yup! Ida Leman. Artis senior yang sudah 49 tahun berkecimpung di dunia seni peran, dari 1970an sampai sekarang.

Perannya sebagai Mbak Pur dalam serial Losmen Bu Broto membawa Ida Leman pada ketenaran. Namanya semakin dikenal, hal itu pula yang membawa keberuntungan bagi Ida Leman saat dirinya masih menggeluti dunia salon dan tata rias wajah serta rambut setelah serial Losmen Bu Broto selesai di produksi. Banyak yang mendatangi salon Ida Leman karena ingin ditangani langsung oleh ‘Mbak Pur’. Seperti creambath, atau sekedar potong rambut.

Bagi Ida Leman, tantangan terberat ketika memainkan toko Mbak Pur dalam Losmen Bu Broto ketika dirinya harus berbahasa dengan logat Jawa kental. Yang mana Ida Leman sendiri adalah seorang perempuan asal Padang namun pernah menetap cukup lama di Medan. Dari logat Medan ke logat Jawa membuatnya agak kesulitan. Tetapi hal itu yang membuat Ida Leman juga mencintai dunia seni peran.

Serial Losmen Bu Broto berakhir sekitar tahun 90-an, setelah berakhirnya serial tersebut Ida Leman mencicipi dunia desain mode yang ternyata sangat Ia sukai. Diakui Ida Leman saat ditemui oleh tim kabarsidia.com di kediamannya, dari dulu Ia sudah menyukai dunia seni mode, karena memang dari zaman sekolah sudah menekuni dunia tata rias wajah, sampai ke salon kemudian mendesain beberapa model pakaian.

Pakaian yang dibuat sendiri oleh Ida Leman kebanyakan baju-baju muslim, tetapi ada juga baju biasa seperti ves, kemeja, sampai baju pengantin. Biasanya bahan-bahan yang paling disukai oleh Ida Leman dan para pecinta karyanya di dunia  mode, yaitu bahan songket, tenun, dan bahan sutera yang paling lembut.

Baca juga : Serial Losmen Bu Broto

Saat itu, di tahun 90an jumlah desainer masih sangat sedikit dan bisa dihitung jari. Ketika menjadi desainer di era kala itu, Ida Leman bersama dengan Ida Royani, Yenny Rahman, dan Nani Wijaya yang juga berkecimpung didunia yang sama.

Ida Leman juga pernah menjadi desainer untuk baju-baju yang kerap kali dipakai oleh Dea Ananda, Chiquita Meidy, Maisy, Ria Enes dan Susan. Dari situlah banyak masyarakat yang melihat gaya busana idola mereka dan karya Ida Leman semakin banyak diminati. Mulai saat itu lah Ida Leman mendeklarasikan dirinya untuk terjun dengan serius menjadi desainer.

Meski kini lebih fokus menjadi desainer, Ida Leman mengaku tidak pernah meninggalkan dunia peran karena masih selalu rindu dengan akting. Disela-sela kegiatannya menjadi seorang desainer, Ida Leman tetap menjalani kegiatannya di layar kaca. Baru-baru ini dirinya berakting dalam sebuah film berjudul Bagasurau dan menjadi narasumber di beberapa talkshow di televisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here