Salah satu aktor kawakan yakni Donny Damara, merupakan salah satu aktor yang pernah meraih penghargaan sebagai Aktor Terbaik pada ajang penghargaan Festival Film Asia ke-6. Nama Donny Damara yang masih eksis hingga sekarang membuktikan bahwa dirinya memang pantas untuk menjadi pelaku seni di Indonesia.

Aktor kelahiran 12 Oktober 1966 ini mengawali karirnya di dunia modeling dan seni teater. Semasa muda, Donny kerap kali tampil dalam pementasan teater yang diadakan di Taman Ismail Marzuki. Menekuni dunia akting sejak duduk dibangku sekolah, membuat wajah tampan Donny Damara pun muncul di sebuah iklan produk Blue Band.

Sejak kemunculannya di iklan Blue Band, karir Donny mulai melambung, Dirinya pun mulai menjajal peruntungan di dunia layar lebar. Tahun 1988, Donny berhasil mendapatkan film layar lebar pertamanya dengan judul Cinta Anak Jaman. Keberhasilan Donny ini pun berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. Ia berhasil berakting kembali pada film Ketika Cinta Telah Berlalu dan Boss Carmad.

Karir pria lulusan FISIP UI ini pun tidak berhenti sampai disitu saja. Aktingnya yang sangat memukau dan menaik perhatian pun kembali melibatkan dirinya untuk berperan disalah satu film yang disutradari oleh Norman Benny. Pada film karya Norman Benny tersebut, Donny berperan sebagai Prasojo pada film Perwira dan Ksatria yang mengisahkan tentang kehidupan perwira TNI AU. Berkat perannya tersebut, Donny pun berhasil masuk kedalam jajaran nominasi Pemeran Pembantu Pria Terbaik Festival Film Indonesia tahun 1991.

Donny Damara sebagai Sakar (Source: @don_damara)
Donny Damara sebagai Sakar (Source: @don_damara)

Sukses di dunia layar lebar, Donny Damara pun seolah banting stir dan mulai mencoba menampakan diri dan kemampuan aktingnya di pertelevisian Indonesia. Beberapa judul sinetron pun berhasil ia bintangi, diantaranya Kisah Kasih Di Sekolah, Cinta dan Anugerah, Takdir Cintaku, Cinta dan Rahasia dan Tjinta Fatma.

Saat bermain pada seri Tjinta Fatma, Donny memerankan tokoh Bung Karno yang merupakan Presiden pertama Indonesia. Totalitas Donny dalam memerankan sosok Bung Karno pun berbuah manis. Donny kembali masuk kedalam nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji pada Festival Fim Bandung 2008.

Setelah vakum dari dunia layar lebar, Donny Damara pun kembali berperan di layar lebar. Film Lovely Man lah yang membuat nama Donny Damara kembali mengudara dan berhasil menerima sejumlah penghargaan. Pada film Lovely Man ini Donny termasuk seorang aktor yang berani, karena dirinya berani mengambil peran yang cukup menantang.

Donny berperan sebagai seorang transfender bernama Syaiful. Berkat film Lovely Man ini, Donny memborong penghargaan sebagai Aktor Terbaik Asian Film Award 2012, Aktor Terbaik Indonesian Movie Award 2012, Aktor Terbaik FFI 2012, Aktor Peran Utama Terpilih, Piala Maya 2012, dan Aktor Pilihan Penonton, Balinale International Film Festival 2012.

Terlepas dari kesuksesan Donny Damara di industri perfilman Indonesia, keindahan dari rumah tangganya bersama Vita Maului Amanda pun harus kandas ditengah jalan. Donny berpisah dengan Vita pada tahun 2012, setelah mengarungi rumah tangga selama kurang lebih 16 tahun. Pernikahan Donny dengan Vita pun telah dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sharottama Oshmar Damara.

Baca juga: Menelisik Perjalanan Mentega Blue Band: Dari Kemasan Jadul Hingga Kemasan Modern

Keretakan rumah tangga Donny Damara ini pun tak lantas membuat keadaanya terpuruk. Donny kembali bangkit dan berperan diberbagai film layar lebar. Hingga yang terakhir Donny berperan sebagai Sakar pada film Buffalo Boys bersama dengan Pevita Pearce, Ario Bayu, Tio Pakusodewo dan Yoshua Sudarso.

Meski tak muda lagi, Donny Damara ini memang mempunyai karisma dan pesona yang bisa menghipnotis para wanita ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here