Kolang-kaling adalah salah satu makanan yang paling sering dijadikan santapan ketika berbuka puasa. Entah itu dicampur dengan kolak, es buah, ataupun di buat manisan kolang-kaling memang selalu menggugah selera saat bulan puasa.

Harganya yang murah dan mudah ditemui di pasar-pasar tradisional atau di supermarket, kolang-kaling biasanya hanya dijadikan cemilan ketika bulan Ramadhan datang. Padahal ada banyak manfaat baik yang dari “si kecil mungil” kolang-kaling. Karena kolang-kaling memiliki kandungan air yang cukup tinggi, dan kandungan tersebut baik untuk menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Mau tahu apa saja manfaat baik kolang-kaling bagi tubuh? Yuk di simak terus!

  1. Mencegah Penuaan Dini.

Kolang-kaling memiliki kandungan senyawa galactomannan yang dipercaya dapat mencegah penuaan dini, dan juga dapat mencegah senyawa melanin yang berpengaruh pada pigmen warna kulit yang menyebabkan bintik-bintik hitam pada kulit. Selain itu, kandungan galactomannan dalam kolang-kaling mampu melawan radikal bebas pemicu penuaan dini.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan.

Kolang-kaling mengandung sekitar 1,6 gram serat kasar alias serat tidak larut pada tiap 100 gramnya. Serat tersebut dapat mendukung pergerakan sistem pencernaan dan meningkatkan massa feses, sehingga serat yang tidak larut air bermanfaat untuk mengatasi sembelit.

  1. Mencegah Pengeroposan Tulang.

Kandungan kalsium dan fosfor dalam kolang-kaling dapat membantu mencegah penurunan kepadatan tulang pada perempuan setelah menopause. Kolang-kaling mengandung 91 kalsium dan 243 fosfor pada tiap 100 gram. Kandungan ini baik bagi kesehatan tulang.

Meski pun menjadi cemilan yang mudah di dapat dengan harga murah, bukan berarti kolang-kaling tidak memiliki manfaat baik bagi tubuh. Terbukti dari tiga manfaat di atas hanya bisa kamu dapatkan dari kolang-kaling yang kamu konsumsi. Kalau kamu suka sajian kolang-kaling yang seperti apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here