Semua orang pasti pernah marah, terkadang perasaan marah bisa jadi lepas kendali kalau tidak dikontrol oleh diri sendiri. Marah adalah sebuah ungkapan emosi karena suatu hal, dan emosi itu wajar dirasakan oleh setiap orang.

Dan marah ternyata memiliki 4 tipe berbeda, kamu pun harus kenali ciri-cirinya agar marah yang dirasakan tidak berdampak buruk bagi kesehatanmu. Di antara ke empat tipe marah berikut ini, kamu pernah ngalamin yang mana?

  1. Passive-Aggressive.

Menurut seorang psikolog, biasanya pada orang yang tingkat kepercayaan dirinya naik turun, Ia tidak bisa mengekspresikan marahnya, sehingga kata-kata dan actionnya jadi berbeda. Ini masuk ke dalam marah tipe passive-aggressive, karena seseorang marah dengan berusaha meyakinkan orang lain bahwa dirinya tidak bersalah. Dapat dikatakan, perkataan dan perbuatannya tidak sama.

  1. Avoidant.

Orang yang senang memendam amarah bisa mengalami tipe ini. Tipikal orang ‘avoidant’ adalah mereka kerap menghindari konflik dan cenderung banyak diam. Jadi, jika ia marah akan diam dan memendam sendirian.

  1. Diplomatic.

Tipikal diplomatik adalah mereka yang sadar bahwa dirinya salah, namun berkomunikasi dengan tetap menjaga perasaan orang lain. Lebih ke tipikal yang asertif, misalnya saja seperti ‘I’m ok, you’re ok’.

  1. Explosive.

Marah dalam kelompok Explosive ini cenderung berapi-api atau ‘ngegas’. Tanpa diperhalus, seseorang dengan marah tipe explosive akan mengutarakan dengan lugas apa yang dirasakan. Beberapa orang bisa sampai melempar barang atau sesuatu. Itu terjadi karena sudah kehabisan cara berkomunikasi. Namun, ujungnya adalah menyesal.

Rasa marah memang datangnya selalu dari suatu hal yang memicu sehingga perasaan marah itu muncul. Tapi, keadaan bisa menjadi tidak lebih runyam jika seseorang yang sedang marah dapat mengontrol emosinya sendiri. Seperti kalimat bijak pernah mengatakan “they are powerless without your reaction”. Jadi, kalau kamu ‘kalem’ amarah pun akan ikut tenang dan tubuhmu pun tidak terserang penyakit yang disebabkan dari sebuah rasa marah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here