Berbicara mengenai bisnis dan peluang usaha, tidak ada yang instan tanpa perjuangan untuk mengembangkannya. Salah satu bisnis kuliner yang menjanjikan adalah dengan membangun bisnis di bidang kuliner. Maraknya bisnis kuliner ini pun tak luput dari keberadaan warung makan sederhana yang kerap kali bisa dijumpai disepanjang jalan. Bisnis kuliner menjanjikan yang menjamur ini ialah Warteg.

Baca juga: AH, Restoran Hamburger Pertama di Jakarta

Warteg merupakan sebuah tempat makan sederhana yang berasal dari Tegal yang memiliki konsep unik. Dikatakan unik karena para pembeli  bisa memilih langsung lauk-pauk yang diinginkan. Warteg juga bisa disebut sebagai warung makan touchscreen, hal ini dikarenakan para pembeli cukup menyentuh etalase kaca yang dibaliknya sudah tersaji beragam menu lauk-pauk yang bisa dipilih.

Salah satu Warteg yang terkenal dan sudah menjamur khususnya di Ibukota adalah Warteg Kharisma Bahari. Sang pemilik yakni Sayudi (Yudhika) sudah mendirikan Warteg Kharisma Bahari sejak tahun 2011. Warteg yang dikelola oleh Yudhika ini memiliki ciri berwarna hijau, kuning dan merah.

Yudhika, Pemilik Warteg Kharisma Bahari

Yudhika yang berasal dari keluarga petani ini mulanya hanya membantu pekerjaan sang Ayah. Ia pun mulai bertolak ke Ibukota untuk mengadu nasib yang lebih baik. Mulai dari berjualan asongan di kawasan Pulogadung, hingga akhirnya sang isteri, Khotimah pun mulai berinisiatif dan mendorong Yudhika untuk mendirikan rumah makan sederhana yang bisa terjangkau oleh semua kalangan.

Berbekal dorongan dari sang isteri, Yudhika pun akhirnya memutuskan untuk membuka dan mendirikan Warteg Kharisma Bahari. Khotimah pun turut membantu dan menjadi juru masak untuk warteg yang didirikan oleh suaminya tersebut.

Keputusannya untuk mendirikan Warteg Kharisma Bahari ini pun dirasa sangat tepat dan membuahkan hasil. Yudhika pun mulai membuka 3 cabang bisnis kulinernya tersebut, dengan mempekerjakan orang-orang yang berasal dari kampung halamannya, Tegal.

Kesuksesannya dalam membangun bisnis kuliner Warteg ini pun terus berlanjut dan semakin berkembang. Warteg yang memiliki ciri khas warna hijau, kuning, dan merah ini pun kini sudah memiliki sedikitnya 152 cabang yang tersebar dibeberapa wilayah seperti Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang Selatan, dan Depok.

Baca juga: Duel Nasi Goreng Keliling, Tek Tek vs Dog Dog!

Pemilihan warna yang digunakan pada warung makannya ini kabarnya terinspirasi dari warna lampu lalu lintas. Merah yang berarti berhenti, kuning berhati-hati dan hijau yang menandakan jalan. Yudhika pun beranggapan bahwa dalam setiap bertindak dan melakukan sesuatu haruslah berhati-hati agar setiap hal yang dilakukan berjalan dengan lancar.

Hal ini pula yang membuatnya sukses dan menjadi seorang pengusaha kuliner yang terus mengembangkan bisnisnya. Meski sudah tergolong sebagai pengusaha sukses, Yudhika pun tetap membuka peluang usaha Wartegnya dengan membuka waralaba (franchise) Warteg Kharisma Bahari.

Yudhika menawarkan 4 paket franchise usaha kulinernya kepada para calon pengusaha diantaranya Paket Warung Kecil, Paket Warung Sedang, Paket Warung Besar, dan Paket Warung Super. Berbisnis rumah makan yang ramah dengan kualitas terjamin dan harga terjangkau ini memang sangat menjanjikan, terutama di Ibukota yang padat penduduknya.

Beragam menu lauk-pauk dari ayam, telur, beragam sayur, hingga olahan tahu dan tempe pun bisa didapatkan di Warteg Kharisma Bahari. Yudhika juga menyediakan metode pembayaran non-tunai di setiap Warteg miliknya. Tujuannya untuk memudahkan para pembeli yang tidak membawa uang cash, dan juga sebagai bentuk mengikuti perkembangan serta kemajuan dunia digital yang saat ini memang sangat berpengaruh dan digunakan oleh semua kalangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here