Apalah arti sebuah nama, begitulah pepatah mengatakan. Tetapi sebuah nama tentunya memang sangat berarti, terlebih lagi untuk sebuah identitas. Tak hanya nama orang, nama sekolah pun tak kalah memiliki sebuah identitas untuk ditunjukkan kepada khalayak ramai. Apa jadinya jika sekolah Anda tidak punya nama?

Biasanya sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, khususnya di Jakarta memiliki nama sebutan yang lebih mudah diucapkan dibanding nama aslinya. Sebutan atau singkatan dari nama sekolah kerap kali dituliskan di halte-halte sekolah pada era 80-an. Masih pada era tersebut juga, seni menggambar tulisan yang biasa disebut denga graffiti sangat digandrungi kala itu.

Maka tak heran banyak nama-nama sekolah yang menghiasi seni graffiti di tembok-tembok jalan dan halte-halte bus. Penasaran sekolah mana saja yang memiliki nama singkatan unik yang biasa menghiasi tembok jalanan dan halte bus yang digambar dengan seni graffiti? Siapa tahu sekolah Anda salah satu diantaranya lho! 

  1. Tar-Q – Tarakanita

Sekolah tarakanita berada di beberapa bagian daerah di Jakarta, seperti di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan juga Jakarta Utara memiliki singkatan unik untuk nama sekolahnya yaitu Tar-Q. Sebutan Tar-Q tentunya lebih singkat ketika diucapkan dan dituliskan. Tak heran, ketika jaman 80-an banyak ditemui di jalan-jalan seni tulisan graffiti yang bertuliskan “Tar-Q.”

  1. Boedoet – Budi Utomo

Sebutan singkat untuk sekolah Budi Utomo adalah Boedoet. Banyak dari siswa-siswa sekolah SMA Boedoet menuliskan nama singkatan sekolahnya di tembok-tembok jalanan dan di halte bus. Semakin banyak yang melihat nama boedoet yang tersebar di jalan-jalan, semakin terkenal pula sekolah tersebut. Boedoet memang cukup terkenal dengan kasus tawurannya, tapi tak melulu soal tawuran, siswa-siswa dari sekolah Boedoet juga menunjukkan bahwa mereka jago bikin graffiti.

  1. DosQ – SMA Muhammadiyah

 

Sekolah Islam Muhammadiyah juga memiliki nama sebutan unik, yakni DosQ. Kependekan dari apakah DosQ? Sampai sekarang juga masih belum jelas, apakah Doa Seorang Qiyai? ada yang menyebut Dosa Seorang Qiyai? Doa Sebelum Qiyamat? Apa Dosa Sebelum Qiyamat? Sampai sekarang masih misteri.

  1. Perdut – Perguruan Duren Tiga alias Percik, Perguruan Cikini

 

Sekolah terpadu SD, SMP, SMA Perdut alias perguruan cikini berlokasi di daerah Cikini, Jakarta Pusat sesuai namanya. Sekolah perguruan cikini memiliki sebutan perdut dikarenakan lokasi sekolah yang semula berada di jalan Cikini Raya berpindah tempat ke Jalan Duren Tiga, namun hanya SMA nya saja yang ada di Jalan Duren Tiga tersebut. Sehingga muncul lah sebutan unik Perdut.

  1. Gonz – SMA Kolese Gonzaga

Sekolah Kolese Gonzaga merupakan sekolah yang bisa dikatakan cukup elite. Berisi anak-anak dari kalangan menengah atas, SMA Gonzaga memiliki sebutan unik yaitu Gonz. Ketika menyebutkan Gonz sebagai nama singkatan untuk sekolah, rasanya dari nama Gonz itu sudah terasa aura anak-anak kalangan menengah atas yang menjadi penghuni sekolah SMA Gonzaga. Gonz nama yang cukup gaul di kalangan anak SMA pada jaman 80-an hingga jaman sekarang yang sudah memasuki zaman milenial 2000-an.

  1. PL – Pangudi Luhur

Jika TarQ sekolah khusus putri memiliki singkatan nama untuk sebutan sekolahnya yaitu Tarakanita, sekolah khusus putra pun tak mau kalah dari para sekolah putri. Sekolah putra Pangudi Luhur memiliki sebutan nama yang cukup akrab ketika terdengar di telinga anak gaul jakarta yang sekolah di daerah selatan, PL sebutan singkat untuk sekolah yang berisi para putra di Pangudi Luhur.

  1. XTM Penerbangan

 

Sekolah Tinggi Menengah Penerbangan berada di Jakarta Selatan, sekolah kejuruan yang khusus mengajarkan pelajaran di bidang penerbangan mempunyai sebutan XTM. Dan bukan STM melainkan XTM, karena akan terdengar sedikit keren dan macho apabila STM Penerbangan diberikan sebutan unik dengan XTM.

Nah, apakah dari salah satu nama sekolah di atas ada nama sekolah yang menjadi tempat Anda menuntut ilmu di era 80-an itu? Atau mungkin sekarang sudah mengalami regenerasi oleh anak dan cucu yang juga bersekolah disana. Dimanapun sekolah Anda, sebutan-sebutan unik digambar dengan seni tulisan graffiti yang pernah menghiasi tembok-tembok jalanan dan halte bus tersebut mampu membawa kita kembali pada memori tahun 80-an saat masih duduk di bangku sekolah.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here