Cincau kerap kali digunakan sebagai salah satu bahan pelengkap favorit, terutama untuk berbagai minuman dingin. Selain menambah kesegaran, cincau juga dipercaya memiliki manfaat sebagai obat alami untuk mengobati panas dalam. Benarkah begitu? Dan apakah manfaat cincau untuk panas dalam telah terbukti?

Cincau merupakan makanan yang dibuat dari sari tanaman, yang kemudian berbentuk jeli atau agar-agar. Terdapat dua jenis cincau, yaitu cincau hijau dan cincau hitam.

Cincau hijau dibuat dari tanaman Mesona procumbens. Sementara cincau hitam terbuat dari Mesona palustris BL. Keduanya berasal dari genus yang sama, tetapi berbeda spesies.

Dari sebuah penelitan Journal of Engineering and Science Research ditemukan fakta bahwa cincau hijau mengandung antioksidan, salah satunya fenol. Dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa kandungan antioksidan bisa memberikan efek yang baik jika dikonsumsi oleh seseorang yang kadar asam urat dalam darahnya tinggi.

Tak berbeda dengan cincau hitam, yang juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan tannin. Pada penelitian tersebut juga disebutkan bahwa cincau hitam memiliki manfaat sebagai anti diabetes, anti kanker, anti hipertensi, mengendalikan kolesterol, dan anti diare.

Sayangnya, dari beberapa penelitian tersebut tidak ada yang menyebutkan bahwa cincau bermanfaat untuk meredakan panas dalam. Selain itu, belum ada penelitian langsung mengenai manfaat cincau hijau ataupun cincau hitam sebagai obat alami panas dalam.

Oleh sebab itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah cincau memang benar-benar efektif digunakan sebagai obat meredakan panas dalam. Meski manfaat cincau untuk panas dalam belum bisa dibuktikan secara ilmiah, tentu saja kamu tidak dilarang untuk memakannya. Kamu tetap bisa mendapatkan manfaat lain dari cincau yang bagus untuk kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here