Berwarna hijau, bertekstur lembut dan legit, terbuat dari ketan yang dilumuri dengan parutan kelapa ditambah dengan siraman kuah gula merah cair yang manis dan mampu membuat kue ini laris manis sehingga menjadi kue yang legendaris. Yap! Kue Lupis. Kue yang berasal dari Jawa sepertinya tidak akan bisa ditolak oleh lidah masyarakat Indonesia.

Baca juga: Cita Rasa Kue Nagasari, Tak Tergeser Oleh Makanan Modern

Kue Lupis berbentuk segitiga dan menjadi jajanan favorit khususnya di daerah Jawa, Kue Lupis terbuat dari beras ketan dan dimasak dengan daun pisang seperti lontong kemudian dibentuk segitiga dan dicampur dengan parutan kelapa. Sebenarnya bentuk Kue Lupis tak hanya segitiga saja, ada yang berbentuk bulat bahkan kotak.

Karena terbuat dari beras ketan biasanya Kue Lupis berwarna hijau, tapi seiring kreasi yang dilakukan oleh para pedagang Kue Lupis kini ada Kue Lupis yang berwarna hitam karena terbuat dari ketan hitam. Tak kalah enak dan menggoda lho, Kue Lupis ketan hitam rasanya juga sangat lezat ketika dinikmati bersama siraman gula merah atau gula aren yang sudah dicairkan.

Campuran rasa gurih dari parutan kelapa dengan siraman gula aren yang manis membuat Kue Lupis selalu di hati. Kue Lupis tergolong makanan basah yang tidak tahan lama dan bila telah disajikan harus segera dimakan. Citarasa yang unik menjadikan makanan tradisional ini tetap bertahan dari persaingan makanan modern yang jumlahnya semakin bertambah. Rasa gurih bercampur manis dari bahan-bahan tradisional ini menjadi kunci daya tarik si Kue Lupis. Harganya pun cukup terjangkau bagi semua kalangan, dan keberadaannya masih dapat dengan mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here