Terapi merendam kaki dengan air hangat disebut dengan istilah Hidroterapi. Teknik ini ternyata sudah ada sejak zaman Yunani. Tak hanya merendam kaki dengan air hangat, belakangan ini beberapa orang mencampurkan garam dalam larutan air hangat.

Konon, kandungan garam pada air dapat menjadi antiseptik yang dapat membantu meredakan infeksi pada kaki. Merendam kaki dengan air hangat dan garam dapat membantu proses penyembuhan seseorang yang mengalami eksim pada kulitnya.

Perlu diketahui, air hangat dapat meningkatkan respon sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Perawatan sederhana ini juga dapat meningkatkan kerja fagosit dalam tubuh untuk menghancurkan kotoran dan melakukan detoksifikasi atau pembuangan racun dan zat sisa dalam darah.

Khasiat merendam kaki dengan air hangat tak hanya dapat dijadikan sebagai antiseptik, tapi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal tersebut dikarenakan air hangat mampu menghasilkan efek pelebaran dan memperlancar pembuluh darah di tubuhmu.

Untuk merendam kaki menggunakan air hangat dan garam, kamu dianjurkan menggunakan garam yang mengandung magnesium sulfat. Kandungan magnesium sulfat pada garam dapat meredakan nyeri otot ataupun memar. Apalagi setelah seharian bekerja, terlalu banyak duduk ataupun terlalu banyak berdiri membuat kaki terasa sakit di malam hari. Agar lelah setelah seharian bekerja dapat diminimalisasi, berikut manfaat yang bisa diperoleh dari merendam kaki dengan air hangat yang dicampur garam;

  1. Menghilangkan Bau Kaki.

Setelah seharian bekerja, tak jarang kaki jadi selalu tertutup dengan sepatu. Hal ini dapat menyebabkan lembab pada kaki, pertemuan bakteri dan keringat yang keluar dari pori-pori kaki menyebabkan munculnya bau tidak sedap pada kaki. Salah satu cara untuk menghilangkan bau kaki adalah dengan merendam kaki ke dalam air hangat yang sudah dicampurkan garam. Tak perlu lama-lama, cukup 10 – 20 menit untuk merendam kakimu.

  1. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Kuku.

Merendam kaki dalam air hangat dicampur garam sebelum memotong kuku akan membuat kuku kaki menjadi lebih mudah dipotong dan dibersihkan, sehingga kuku kaki terhindar dari kotoran dan kuman yang bersarang pada kuku kaki. Tetapi, hal ini harus diimbangi pula dengan perawatan lainnya, seperti menjaga kebersihan kuku, memotong kuku secara rutin, tidak menggigiti kuku, dan menggunakan sepatu dengan ukuran yang benar.

  1. Mengurangi Rasa Nyeri Pada Kaki.

Menurut info dari sebuah survei, sekitar 61 persen perempuan menghabiskan waktu lebih dari empat jam untuk berdiri seharian. Padahal, terlalu lama berdiri kurang baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan kaki terasa nyeri. Untuk mengatasi nyeri kaki, kamu bisa merendam kaki selama 20 menit dengan menggunakan air hangat yang dicampurkan garam magnesium sulfat. Penggunaan garam yang mengandung magnesium sulfat dapat membuat otot menjadi rileks, mengurangi rasa nyeri, dan menenangkan sistem saraf tubuh.

  1. Mengatasi Kaki Pecah-pecah.

Kondisi kaki kering dan tumit pecah-pecah dapat diatasi dengan merendam kaki menggunakan air hangat dan garam, agar membuat kaki menjadi lebih rileks dan kulit pada tumit kaki menjadi lebih empuk dan lembut.

  1. Mengatasi Infeksi Jamur Pada Kaki.

Biasanya, infeksi jamur kaki terjadi karena kebiasaan tidak menggunakan alas kaki saat berada di kamar ganti, toilet umum, atau pinggir kolam renang. Perlu diwaspadai jika kaki mulai terasa gatal, perih, lecet, kulit mengelupas, melepuh, atau terbakar karena bisa jadi ini pertanda infeksi jamur kaki. Untuk menghilangkannya, kamu bisa merendam kaki dengan air hangat dan campurkan garam kandungan magnesium sulfat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here