Mobil Maleo rancangan BJ Habibie (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)
Mobil Maleo rancangan BJ Habibie (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)

Pada era 1990-an ketika mendiang B.J Habibie masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi, Indonesia sedang berada di titik puncak dalam bidang industri otomotif. Kala itu Pemerintah sedang mempersiapkan dan berencana mendirikan sebuah perusahaan mobil nsdionsl fi zbsesh pimpinan Presiden Soeharto. B.J Habibie dengan segala mimpi dan rancangannya pun memiliki jagoan berupa sebuah mobil yang dinamai dengan Maleo.

Maleo merupakan sebuah mobil dalam negeri berupa mimpi dan rancangan milik mendiang B.J Habibie. Nama Maleo sendiri terinspirasi dari salah satu nama burung endemik Indonesia bagian timur.

Sebagai seorang yang jenius, B.J Habibie bukan hanya memiliki rancangan berupa pesawat terbang saja. Ia juga memiliki rancangan dan keinginan kuat untuk mewujudkan sebuah mobil karya anak bangsa. Idenya pertama kali terdengar sekitar tahun 1995, saat itu pula pemerintah berencana membuka berbagai perusahaan mobil dengan berbagai jenis merek.

Mobil Maleo rancangan BJ Habibie (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)
Mobil Maleo rancangan BJ Habibie (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)

Pemerintah pun membentuk PT Industri Mobil Nasional. Dimana banyak perusahaan yang melakukan penawaran konsep dan pengajuan dana tanpa bunga. Sedikitnya tercatat tiga perusahaan terpilih, yaitu PT Timor Putra Nasional, PT Maleo Nasional dan Bakrie Grup.

Bakrie Grup menawarkan rancangan berupa mobil MPV murah untuk bersaing dengan Suzuki Carry dan Daihatsu Espass atau Hijet. Maleo dengan konsep dan rancangan berupa mobil sedan yang diperuntukkan untuk masyarakat perkotaan dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Sementara itu PT Timor milik Tommy Soeharto akan rilis setelah dua konsep ini resmi keluar.

Maleo milik B.J Habibie ini nantinya akan dilengkapi dengan mesin tiga silinder atau 1.200cc, dengan kecepatan maksimal mencapai 120km/jam. Untuk body, Maleo mengambil basis Rover Metro/100. B.J Habibie pun tidak serta merta membeli lisensi atas Rover Metro saja, ia melakukan beberapa modifikasi terutama dalam urusan suspensi.

Mobil Maleo rancangan BJ Habibie (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)
Bagian interior mobil Maleo (Credit: Wihara Mahabodhi @aimrod)

Suspensi yang digunakan oleh B.J Habibie untuk sebuah Maelo ialah mengubah suspense original menjadi suspensi hidrolik khas buatan Eropa. Namun sayangnya, pada masa pemerintahan Soeharto gejolak politik memuncak.

Baca juga: Mercedes Benz 300 SL Gullwing, Mobil Langka Dengan Desain Unik

Mobil Maleo karya B.J Habibie yang rencananya akan dijual dengan harga kisaran Rp25-Rp35 juta tak terdengar lagi kelanjutannya. Dana yang disiapkan oleh pemerintah tidak pernah sampai ke tangan Habibie meskipun janji itu telah ditagih olehnya. Padahal, Habibie sudah memesan sedikitnya 60 prototype Maleo ke perusahaan asal Australia, Millard Design.

Dilansir dari akun Wihara Mahabodhi (@aimrod), saat ini di Indonesia masih tersisa sejarah peninggalan Habibie berupa mobil Maleo. Mobil rancangan dan impian dari B.J Habibie ini terparkir di sebuah lapangan di kawasan Bekasi.

Sungguh sangat disayangkan perjuangan seorang jenius dan putra terbaik bangsa menjadi sia-sia lantaran peta politik Indonesia yang tidak mendukung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here