Mengamati tata surya dan luar angkasa mengundang rasa penasaran dengan hal-hal luar biasa dari galaxy tersebut. Teruntuk penggemar Marvel maupun DC, penggambaran tentang luar angkasa tentu menjadi daya tarik tersendiri. Benarkah wujud dan tampilan luar angkasa seperti di film? Di luar angkasa yang jauh dari jarak pandang mata, tersebar banyak element. Mulai dari asteroid, meteor, meteoroid, hingga komet.

Komet Halley merupakan salah satu komet yang jarang sekali muncul, bahkan menurut sejarah jenis komet ini hanya muncul 76 tahun sekali saja. Edmond Halley, seorang astronom asal Inggris yang mengamati pergerakan Komet Halley. Edmond bahkan merilis katalog tahun 1705 tentang pengamatannya terhadap 24 komet. Salah satu komet yang menarik perhatian ialah komet yang muncul tiap 76 tahun sekali. Mulai dari 1531, 1607, dan 1682, yang kemudian komet ini dikenal dengan nama Komet Halley.

Jenis komet ini merupakan komet periodic, yang artinya komet ini mengitari matahari pada jalur tertentu. Sehingga kemunculan komet ini akan kembali terlihat dalam jangka dan waktu tertentu saja. Edmond memprediksikan Komet Halley akan muncul kembali pada akhir tahun 1758, namun sayangnya ia tutup usia di tahun 1742. Prediksi tersebut ternyata benar terjadi.

Pada bulan Maret 1759, sesuai dengan prediksi Edmond, Komet Halley pun muncul  kembali. Hal ini menandakan bahwa pengamatan yang dilakukan oleh Edmond memang benar terjadi. Komet Halley akan muncul 76 tahun sekali.

Bagi generasi 70 hingga 80-an, mungkin sempat heboh dengan fenomena kemunculan Komet Halley. Ya benar, komet ini pernah muncul di tahun 1986. Kemunculannya pun sudah banyak dinantikan oleh para astronom di seluruh dunia. Pengamatan pun bahkan dilakukan sejak dini, disaat posisi komet masih sangat jauh. Dengan Teleskop Hale selebar 200 inci, para pengamat pun mulai membidik di Palomar Observatory, California tahun 1982.

Jarak komet dengan Bumi yang semakin mendekat pun tercatat pada 10 April 1989. Saat itu jarak antara Komet Halley dengan bumi mencapai 0,417 AU atau sekitar 62 juta kilometer. Dengan jarak tersebut, lima wahana antarikasa pun diluncurkan untuk mengambil gambar dan meneliti Komet Halley. Wahana tersebut terdiri dari dua wahana antariksa Jepang (Sakigake dan Suisei), satu wahana antarika Agensi Antariksa Eropa (Giotto) dan dua wahana antarika Soviet (Vega 1 dan Vega 2).

Lalu kapan generasi penerus dapat menyaksikan kehadiran Komet Halley kembali? Menurut data perhitungan  dari Departemen Astronomi dan Fisika Universitas Michigan, Amerika Serikat, komet ini akan kembali melintasi bumi di tahun 2061 atau sekitar 42 tahun lagi. Jadi penasaran seperti apa penampakan dari Komet Halley ini ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here