Pemilik nama lengkap Wahyu Setyaning Budi ini lahir di Malang, 3 Juni 1972. Yuni Shara memasuki masa keemasan sebagai penyanyi papan atas pada medio 1990. Yuni mengawali karier sebagai penyanyi sejak kecil saat duduk dibangku sekolah dasar sudah mulai sering mengikuti lomba.

Saat Yuni duduk dibangku SMA, dirinya pernah mengikuti Festival Bintang Radio dan Televisi, dan meraih juara II berkat lagu Keroncong. Dua tahun kemudian, dirinya mengikuti lagi festival yang sama dan meraih juara I, berkat kemenangannya Yuni mendapat tawaran rekaman bersama penyanyi lain yang tergabung dalam Billboard All Stars.

 

Album pertama Yuni dirilis tahun 1990 berjudul “Kasmaran”. Album ini membuat Yuni lumayan dikenal meski albumnya tidak meledak. Selang setahun, Yuni mengikuti North Sea Jazz Festival di Belanda sebagai backing vocal Bhaskara Band bersama Irma June.

Di tahun itu juga, Yuni merilis album kedua “Hilang Permataku”. Album daur ulang pertama tersebut meledak dipasaran. Pada tahun 1991, Yuni mencoba lagi mengeluarkan album ketiga bertajuk “Salah Tingkah”, namun sayang album ini terbilang gagal dipasaran.

Kemudian Yuni muncul kembali dengan album “Aku Percaya” (1993) dan “Surat Undangan” (1994) yang merupakan daur ulang. Album-album tersebut mengulang sukses album daur ulang pertamanya. Karier bertubuh mungil ini memuncak setelah merilis album “Mengapa Tiada Maaf” pada tahun 1995 dengan 1,5 juta copy dan mendapat empat platinum dan BASF. Pada tahun yang sama, Yuni mengeluarkan album soundtrack serial silat “Return Of Cordon Heroes” dan kembali memperoleh tiga buah platinum dari BASF. Jika ditotal Yuni mendapatkan tujuh platinum dari BASF tahun 1995.

Awal tahun millennium, Yuni meluncurkan album “Ost. Meteor Garden” yang menyanyikan lagu-lagu drama asal Taiwan ini dalam versi Indonesia. Salah satunya yaitu “Ni Yao Te Ai”. Album ini dirilis bertepatan dengan drama “Meteor Garden” berserta boyband F4 yang ikut berperan dalam drama tersebut.

Selang beberapa tahun, Album “35” yang dirilis bersamaan dengan sebuah buku tentang dirinya, “35 Cangkir Kopi Yuni Shara” pada ulang tahun Yuni yang ke-35 tahun pada tanggal 3 Juni 2007. Buku itu ditulis oleh Tamara Geraldine yang berkolaborasi dengan Darwis Triadi. Di antara Sembilan lagu yang diusung Yuni, hanya terdapat satu lagu baru, yang berjudul “Sepi” yang diciptakan penyanyi Melly Goeslaw. Ia juga bersama Rieka Roeslan, Nina Tamam, Andien, dan Iga Mawarni membentuk kelompok vokal beranggotakan lima orang dengan nama “5 Wanita”.

Pada tahun 2011, Yuni bersama sang adik Krisdayanti dan Iis Dahlia membentuk grup tanpa nama dan merilis single recycle “Nurlela”. Lagu ini dulu dipopulerkan oleh Rumpies. Selang 2 tahun, Yuni kembali meluncurkan album baru bertajuk “Tuhan Jagalah Dia” dengan single berjudul sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here