Tepat di hari ini, 16 September, 70 tahun yang lalu terlahir seseorang bernama Chrismansyah Rahadi atau yang biasa dipanggil dengan nama Chrisye yang menjadi legenda Indonesia.

Meski Chrisye telah pergi untuk selama-lamanya sejak 30 Maret 2007 silam, namun masih banyak yang mengenang sosok pelantun lagu Lilin-Lilin Kecil itu hingga detik ini, termasuk Google yang juga merayakan ulang tahun almarhum sang legenda dengan Doodle diawal pencarian.

Tampilan Doodle Chrisye di Google.

Memiliki kecintaan pada dunia musik dan seni, karya-karya Chrisye di bidang musik memang abadi hingga sekarang. Setidaknya tercatat 31 album yang sudah dirilis Chrisye sejak tahun 1976 hingga 2018 dan tidak sedikit pula yang berbuah penghargaan.

Mengenang kembali mahakarya yang sudah diciptakan dari tangan dingin seorang Chrisye, ada 3 mahakaryanya yang tidak lekang oleh waktu, seperti;

  1. Badai Pasti Berlalu.

Badai Pasti Berlalu merupakan album yang rilis pada 1977 dan dijadikan sebagai soundtrack film dengan judul yang sama. Album ini dibuat bersama dengan Eros Djarot. Badai Pasti Berlalu menuai kesuksesan di era 70-an dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia bahwa album tersebut menempati urutan kedua terlaris dengan angka penjualan 9 juta kopi dari tahun 1977 sampai 1993. Majalah Rolling Stone Indonesia juga mencatat album Badai pasti Berlalu menempati posisi 1 dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik tahun 2007.

  1.  Sendiri. 

Masih bersama Eros Djarot dalam pembuatan albumnya, di tahun 1984 Chrisye merilis album bertajuk Sendiri yang berisi 10 lagu hits seperti Kisah Insani yang berkolaborasi dengan Vina Panduwinata, Hatimu Hatiku, dan Sendiri. Dari album Sendiri ini Chrisye kembali mendapat penghargaan BASF Awards (sekarang disebut dengan Anugerah Musik Indonesia) pada tahun 1990 untuk kategori Album Paling Laris dan mendapatkan sertifikasi perak tahun 1979.

  1. Pergilah Kasih.

Album Pergilah Kasih yang rilis tahun 1989 juga mencetak kesuksesan. Ditandai dengan penghargaan BASF Awards sebagai Album Paling Laris. Ada 10 lagu yang hadir dalam album Pergilah Kasih, beberapa di antaranya seperti Nostalgia Cinta, Putri, Hari-Hariku, Problema, Cinta Kita juga Pergilah Kasih. Album Pergilah Kasih juga menggapai kesuksesan sebagai video klip Indonesia pertama yang diputar di MTV Asia Hong Kong pada tahun 1989.

Chrisye, Sang Legenda Tanah Air.

Untuk mengapresiasi legenda Indonesia, Google mencoba mengobati kerinduan para pecinta Chrisye via Doodle. Gambar Chrisye sambil membawa gitar yang menjadi ciri khasnya akan menyapa pengguna mesin pencarian Google. Selain gambar sang legenda, Doodle pada hari ini juga menampilkan lilin dalam kondisi menyala, membentuk nama Google.

Baca juga: Farid Hardja: Musisi Bertubuh Tambun Dengan Sejuta Kenangan

Susunan lilin menyala ini mewakili salah satu lagu terpopuler Chrisye berjudul Lilin-Lilin Kecil. Saat mengarahkan kursor ke gambar tersebut di peramban versi desktop, ujung kursor akan menampilkan keterangan gambar sebagai Chrisye 70th Birthday.

Dengan meng-klik Doodle Chrisye tersebut, kamu bisa langsung mendapatkan berbagai informasi tentang sang legenda yang hari ini sedang berulang tahun ke 70. Selamat istirahat dalam damai, Chrisye. Namamu dan karya-karyamu akan selalu terkenang dan tak lekang oleh waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here