Tak berapa lama saat Nokia merilis seri 8110 atau yang kondang disebut “Nokia Pisang” di tahun 1996, maka dari kubu sebelah, vendor asal Negeri Paman Sam juga tak ingin ketinggalan taji. Persisnya di tahun 1997, Motorola merilis seri yang disebut Motorola StarTAC. Guna menandingi Nokia Pisang yang glamor, saat diluncurkan Motorola StarTAC juga menggandeng mitra operator untuk penyediaan layanan pra bayar. Harga bandrol StarTAC kala itu jelas tak murah, harga perdananya bisa tembus Rp13 jutaan.

Baca juga: Nokia Pisang 8110 – Ponsel Kenangan yang Kini Terlahir Kembali

Harga yang super mahal, terasa wajar untuk ukuran ponsel di dekade 90-an, maklum barang langka dan pemainnya masih jarang. Tampil dengan desain clamshell (lipat), menjadikan Motorola StarTAC punya ciri khas tersediri. Para pengguna setianya saat itu memilih ponsel ini lantaran desain yang kompak, dan praktis saat dimasukan ke dalam saku celana sekalipun.

Motorola StarTAC yang masuk ke Indonesia ada dua tipe, StarTAC 75 dan StarTAC 130. Yang disebut terakhir lebih baru, StarTAC 130 dirilis tahun 1998. Perbedaan lain, bila ditelaah StarTAC 75 berjalan di frekuensi GSM 1800 Mhz dan StarTAC 130 di frekuensi 900 Mhz. Pada zaman itu, beberapa operator seluler di Tanah Air memang belum menerapkan konsep dualband seperti saat ini.

Jika dibedah lebih detail lagi, kedua ponsel yang mengusung layar monokrom ini dimensinya hanya beda-beda tipis. StarTAC 75 ada di 98 x 57 x 23 mm, sementara StarTAC 130 dimensinya 94 x 55 x 19 mm. Soal bobot, StarTAC 75 beratnya 112 gram dan StarTAC 130 hanya 95 gram.

Soal daya tahan baterai konon menjadi salah satu pemikat Motorola, kedua StarTAC disokong baterai removable NiMH dengan kapasitas 500 mAh. Waktu siaganya bisa mencapai 50 jam dan waktu bicara sampai 2 jam. Karena terlahir di era 2G, maka fitur yang ditawarkan paling banter adalah SMS dan monophonic ringtones. Meski berstatus discontinued sejak lama, tapi ponsel lipat ini masih banyak diburu oleh kolektor. Bagaimana Anda penasaran dengan sensasi ponsel jadul ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here