Kabar duka menyelimuti industri musik Indonesia. Kali ini musisi keroncong legendaris Indonesia, Mus Mulyadi dikabarkan meninggal dunia. Berita duka ini pertama kali disampaikan oleh sang anak, Erick Haryadi melalui unggahannya di sosial media.

Duka mendalam atas kepergian Mus Mulyadi ini pertama kali beredar dari sosial media yang diunggah oleh Erick Haryadi. Dalam unggahannya tersebut, Erick menyampaikan bahwa sang Ayah, Mus Mulyadi sudah tiada.

“Selamat jalan Papa, papa udah ga sakit lagi… maaf in aku yang belum bisa membahagiakan papa. Papa sudah bersama Bapa disurga. Amin.” Tulis Erick Haryadi dalam instagram pribadinya @erick_mus.

Mus Mulyadi menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan sakit diabetes yang sudah ia derita sejak lama. Sebelum meninggal dunia, Mus Mulyadi juga sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah.

Di kutip dari Jawapos, kondisi Mus Mulyadi sebenarnya sudah sempat membaik. Kadar gula dan nafsu makannya sudah kembali normal. Namun, tepat pukul 09:08 WIB, Mus Mulyadi menghembuskan nafas terakhirnya setelah menyantap sarapan.

Musisi keroncong legendaris Mus Mulyadi lahir pada 14 Agustus 1945. Sebelumnya, Mus Mulyadi juga sempat mengalami kebutaan secara permanen. Hal ini terjadi sekitar tahun 2009 silam. Selama hidupnya, Mus Mulyadi telah berhasil menghidupkan musik keroncong di industri musik Indonesia.

Mus Mulyadi

Terbukti sejumlah karyanya berhasil dan sukses dipasaran, sebut saja lagu hits yang lahir dari seorang Mus Mulyadi mulai dari Kota Solo, Dinda Bestari, Telomoyo, dan Jembatan Merah. Bahkan Mus Mulyadi dijuluki sebagai ‘Buaya Keroncong’.

Jenazah Mus Mulyadi rencananya akan disemayamkan di Joglo, dengan sebelumnya disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka Dharmais. Pemakaman Mus Mulyadi masih menunggu kedatangan anak pertamanya, Irene Patricia buah pernikahannya dengan Helen Sparingga yang berada di Australia. Selamat jalan Mus Mulyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here