Setrika merupakan salah satu alat elektronik yang berfungsi sebagai penghalus pakaian. Keberadaannya sebagai alat bantu ini menjadi idola ibu rumah tangga. Sebagai salah satu alat elektronik yang mengalami perubahan zaman, masih ingatkah Anda dengan setrika arang?

Kata setrika sendiri berasal dari bahasa Belanda yakni strijkijzer, atau yang dapat di artikan sebagai penghilang kerutan pada baju dengan menggunakan alat yang dipanaskan. Keberadaan setrika sendiri pertama kali dikenalkan oleh bangsa Tionghoa. Saat itu penggunaan batu bara dan wajan besi sebagai alat penghalus pakaian.

Bukan hanya berbahan besi saja, bentuk dan perubahan dari setrika dari waktu ke waktu juga banyak sekali mengalami perubahan. Mulai dari gagang yang panjang untuk menghindari panas, hingga bentuk yang bisa dibuka dan diisi ulang dengan bara seperti setrika arang.

Teruntuk generasi 70-an, penggunaan setrika arang mungkin sempat mewarnai dan menghiasi masa-masa muda Anda. Desain yang unik dengan kegunaan yang sama seperti setrika elektronik ini menjadikan setrika arang primadona pada saat itu.

Sebagai alat penghalus pakaian, banyak masyarakat di Indonesia yang menggunakan setrika arang untuk kebutuhan. Mulai dari menghaluskan pakaian sehari-hari, pakaian sekolah hingga pakaian untuk kerja.

Penggunaan setrika arang ini sendiri di mulai pada abad ke-19. Saat itu bukan hanya arang saja sebagai alat pemanas yang digunakan, melainkan alkohol dan bensin pun digunakan sebagai bahan bakar.

Menariknya dari penggunaan setrika arang ini adalah takaran panas yang tidak bisa tertebak ketika sudah memasukan arang atau bahan bakar ke dalam tatakan wadah. Untuk mengetahui setrika arang sudah panas atau bisa digunakan, biasanya menggunakan media air untuk mengetahuinya. Apabila air mengeluarkan bunyi cess, maka setrika arang sudah bisa digunakan untuk menghaluskan pakaian.

Dengan mengenang penggunaan setrika arang ini, tentu saja membangkitkan nostalgia generasi 70-an yang sempat menggunakan setrika arang. Kini, penggunaan setrika sudah jauh lebih modern dan mengikuti perkembangan jaman.

Tidak ada lagi arang atau batu bara sebagai pemanas dari setrika. Kini penggunaan setrika listrik pun menggeser keberadaan setrika arang. Pernah merasakan setrika arang?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here