Image : Google.com
Ada yang masih inget gak sama Group musik Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks, atau sebutan hits-nya PSP? Hayoo ada yang lupa, ada juga yang bingung, apa sih PSP itu? Hihihii, yuukk sambil bernostalgia… kita me-refresh lagi memori-memori kita saat kecil dulu.

 
Disingkat OM PSP, adalah grup musik dangdut humor (Parodi) asal Indonesia yang nge-Top pada pertengahan akhir dekade 1970-an, terutama di kalangan mahasiswa, dan remaja dewasa. Personil grup ini adalah, Ade Anwar (vokal & gendang I), Aditya (gendang II), Andra Ramadan Muluk (marakas), Dindin (tamborin), James R. Lapian (bass), Monos (gitar & vokal), Omen (ukulele & vokal) dan Rizali Indrakesumah (mandolin & vokal). Mereka semua merupakan mahasiswa Universitas Indonesia.
 
Grup ini sering tampil bareng dengan Warkop DKI kala itu, dalam program Warung Kopi di salah satu stasiun radio ibukota, Prambors. Kepopuleran PSP melonjak pada saat sering muncul di acara radio, yang memang jam siarannya adalah favorit dikalangan remaja dan mahasiswa Jakarta sat itu.
 
Selain sering memainkan lagu-lagu dangdut populer yang dipelesetkan, ditahun 1960-an dan 1970-an (misalnya Siksa Kubur atau Seia Sekata), OM PSP juga dikenal lewat lagu-lagu yang diciptakan sendiri, seperti Fatime dan Drakula. Group tersebut dianggap pelopor dangdut humor, subgenre yang masih disukai hingga kini.
 
Album yang pernah dirilis OM PSP antara lain : Kidung dan lain-lain (1978), Warkop (1979), Trio Kodok (1980), Monggo Mas (1982), OM PSP – Cover Version Parodi (1983), Reuni OM PSP (1999) dan Platinum OM OSP (2000).
 
Debut PSP tampil di stasiun TV nasional, adalah di peringatan HUT TVRI tahun 1978. Kemudian, tampil lagi di beberapa film komedi musikal yang sukses di pasaran. Kepopuleran PSP semakin menanjak lewat film-film komedi musikalnya.
 
Beberapa judul film nasional yang pernah di bintangi PSP antara lain, “Manis-manis Sombong” (ini favorit gue banget), “Orang-orang Sinting” (hadeuh yang ini paling juwara deh menurut gue), “Koboy Sutra Ungu”, dan “Rayuan Gombal”.
 
Kekuatan dari group PSP ini adalah aransemen musik yang khas, dengan celotehan lirik lagu yang melekat dalam kehidupan masyarakat di kesehariannya. Contohnya ketika PSP memplesetkan “My Bonnie” lagu dari Skotlandia, dengan menggunakan irama melayu.
 
Saat itu jelas terlihat proses kreatif seni PSP yang amat tinggi, begitu pula saat menyanyikan salah-satu lagu hits kelompok musik The Beatles (Can’t Buy Me Love). Lewat proses kreatif itu lah yang menjadikan deretan karya-karya PSP sulit ditandingi oleh grup-grup serupa yang muncul pada sepanjang tahun belakangan.

Kabarsidia.com beruntung mendapat kesempatan untuk ngobrol singkat dengan salah satu personil PSP, yaitu Omen. Dalam obrolannya, Omen memberikan kabar bahwa semua personil PSP masih solid, sehat dan lengkap. Bahkan ada kabar gembira untuk penggemar setia PSP, Omen mengatakan tahun ini akan dirilis film tentang PSP. Pemeran film ini adalah bintang-bintang muda yang akan berperan sebagai para personil PSP.

Filmnya adalah versi reborn dari film Manis-Manis Sombong PSP. Film Manis Manis Sombong pernah hits di era 80-an, tapi perjalanan kisah di film barunya nanti akan lebih kekinian, agar lebih up to date.

Aura kasih, menjadi salah satu pemeran wanitanya, dia akan berperan menjadi Fatime. Ahhay… kita kudu tunggu saat filmnya dirilis tahun 2018 ini.

Sebenarnya musik PSP bukan 100% dangdut, karena memang gak satu pun lagunya yang “bercengkok khas dangdut”, mungkin malah bisa disebut dangdut humor. Karena lagunya banyak yang lucu, bisa dinikmati dan bikin happy.

Meski usianya semua udah gak muda lagi, tapi beliau-beliau tetap berkarya, dan merilis single baru di tahun 2017, berjudul “Jangan Bohong”. Karena adanya kesibukan masing-masing personil, personil PSP kesulitan mencari waktu untuk berkumpul lagi. Menurut kabar yang disampaikan Omen, alasan dari PSP sulit berkumpul karena 2 personilnya berada jauh dari ibukota, karena kesibukannya menekuni bisnisnya, Adit harus tinggal di pulau Batam, dan James memang sudah lama menetap di London. Dan saat nanti mereka menemukan waktu yang tepat untuk berkumpul dan manggung lagi, bisa dipastikan itu adalah moment langka yang gak boleh di sia-siakan. 
 
Karya-karya PSP akan selalu dinantikan oleh para penggemar musik Indonesia terutama penggemar setianya. Duh, Jadi kepengin buru-buru nonton filmnya sekaligus melihat “cahaya” PSP bersinar lagi dengan full formation, bikin nostalgia, bikin selalu happy kalo denger lagu-lagunya dan yang jelas musik-musik mereka telah memberikan warna baru di genre musik Indonesia.
Formasi PSP Kiri-kanan : Monos, Rizali, Adit, Omen, James, Dindin, Ade, Andra. Image : FAN Page OM PSP
PERSONIL OM PANCARAN SINAR PETROMAKS
Ade Anwar (gendang I, vokal)
Monos (gitar, vokal)
Omen (okulele, vokal)
Rizali Indrakesumah (mandolin, vokal)
Dindin (tamborin)
Aditya (gendang II)
Andra Ramadan Muluk (marakas)
James R Lapian (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here