‘Dunia Tanpa Suara’ begitulah sekiranya ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sebuah pertunjukan seni Pantomime. Sudah ada sejak zaman romawi dan dipergunakan sebagai salah satu hiburan dari ranah dunia seni, Pantomime menyajikan kisah yang disampaikan melalui gerak tubuh dan mimik wajah namun tanpa suara.

Para pelakon seni pertunjukan Pantomime identik dengan wajah putih dan lekuk garis wajah yang tegas dan jelas agar ekspresi dari setiap pemain Pantomime dapat terlihat. Di Indonesia, kesenian Pantomime begitu mendapat tempat di masyarakat. Tanah air pun memiliki seniman yang mumpuni memainkan seni Pantomime ini, yakni Septian Dwi Cahyo.

Baca juga : Septian Dwi Cahyo, Seniman Indonesia yang Mendunia Lewat Pantomime

Pertunjukan Pantomime sudah dikenal sejak zaman Romawi Kuno dan sering digunakan dalam ritus keagamaan dengan cerita umumnya seputar Mitologi Yunani. Pantomime kembali populer pada abad ke-16 lewat Commedia dell’arte di Italia yang membawa Pantomime pada bentuknya yang seperti sekarang lebih mengutamakan lakon komedi.

Meski pun tanpa kata, apakah Pantomime membosankan? Jawabannya tentu saja tidak! Meski sepintas seperti pertunjukan bisu, tapi sesungguhnya pemain Pantomime itu sangat menghibur. Banyak atraksi Pantomime yang bisa membuat kamu tertawa keras karena aksi konyol pemainnya. Bahkan, aksi mereka ini bisa membuatmu tercengang karena kehebatan mereka membawakan suatu cerita tanpa adanya suara dan kata-kata.

Dalam pertunjukan Pantomime, cerita yang disajikan bukan lah cerita berat. Cerita yang dikisahkan dalam Pantomime selalu berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Karena seni ini tidak menggunakan suara untuk bercerita, tentu gerakan yang mereka lakukan adalah gerakan sehari-hari yang kamu mengerti. Maka dari itu, kamu jangan khawatir akan bosan kalau melihat Pantomime, karena pasti ceritanya berkisar tentang keseharianmu dan dibawakan dengan sangat menarik.

Di Indonesia, Pantomime masih memiliki eksistensi dalam setiap pertunjukan kesenian seperti teater ataupun pagelaran lainnya. Jangan lupa ajak orang terkasih bila melihat pertunjukan Pantomime, jangan diragukan lagi keseruannya. Karena orang-orang di zaman romawi pun sangat menyukai Pantomime lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here