Penyanyi dangdut era 1960 hingga 1980-an, yakni Ida Laila meninggal dunia. Ida meninggal dunia pada Kamis (12/9) dini hari, sekitar pukul 02:00 WIB. Pedangdut senior tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Dr. Soedono Madiun lantaran sakit yang dialami.

Nama Ida Laila mulai tenar dan melambung berkat salah satu lagunya yang berjudul Keagungan Tuhan. Karirnya sebagai seorang penyanyi dangdut pun mulai sejajar dengan penyanyi beken lainnya. Ida merupakan penyanyi dangdut satu generasi dengan Rhoma Irama.

Berita duka tentang kepergian biduan dangdut ini pun di dapat dari putra sulung Ida laila, Agung Moerijanto. Ida diduga meninggal dunia lantaran sakit komplikasi yang dideritanya.

“Penyakitnya ada diabetes, kolestrol, asam urat dan terakhir ada darah tinggi juga. Sempat stroke, tapi kalau lumpuh total ngga. Beliau bisa jalan tapi pelan,” ungkap Agung seperti dilansir dari Republika.

doc: Republika
doc: Republika

Rencananya jenazah Ida Laila akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Rangkah, Surabaya. Permintaan ini merupakan sebuah amanat yang dititipkan Ida kepada anak-anaknya terkait pemakaman dirinya. Ida akan dimakamkan di samping makam anak keempatnya.

Penyakit yang diderita oleh Ida Laila sedikitnya sudah terjadi sejak enam tahun terakhir. Sebelumnya Ida sempat mendapat perawatan di Surabaya, namun kemudian Ida di rawat di Madiun. Kondisi Ida sempat membaik hingga akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Dr. Soedono, Madiun.

Pedangdut kelahiran 27 November 1943 ini sempat mendapatkan sebuah penghargaan dari Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Jawa Timur pada tahun 2012. Penghargaan ini ia terima sebagai bentuk dedikasinya pada musik dangdut.

Selain populer dengan lagu Keagungan Tuhan, lagu-lagu lainnya yang dibawakan Ida juga berhasil mencuri perhatian, seperti Sepiring Berdua, Siksa Kubur dan Munafik. Selamat jalan Ida Laila.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here