Johnny G Plate, resmi ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi Widodo. Johny dilantik di Istana usai lolos uji kelayakan di Istana dan diberi tugas khusus soal cyber security, bisnis teknologi informasi, serta digitalisasi data.

Johnny G. Plate tak asing di panggung politik setelah bergabung dalam bahtera Nasdem pada tahun 2013, setelah sebelumnya bernaung di Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia, Partai Nasdem pula yang mengantarkanya duduk di Senayan sebagai anggota Komisi XI periode 2014 hingga 2019. Kariernya di partai besutan Surya Paloh ini pun kian moncer ketika tahun 2017 di dapuk sebagai Sekertaris Jendral Partai Nasdem.

Pria yang akrab disapa Johnny lahir di Ruteng Manggarai, Flores pada 10 September 1956. Sebelum aktif di ranah politik, Ia adalah seorang pengusaha . Johnny memulai bisnisnya pada awal tahun 1980-an dibidang alat-alat kebutuhan perkebunan. Lulusan Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta ini, bersama koleganya memperluas bisnis ke dunia transportasi penerbangan, salah satunya Air Asia.

Sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, kini Johnny G. Plate dihadapkan pada tantangan persaingan bisnis telekomunikasi, digitalisasi data, hingga mimpi digitalisasi penyiaran di tahun 2022. Tak hanya itu, di pundaknya Presiden Jokowi Widodo menaruh harapan besar terwujudnya perusahan-perusahaan berbasis digital harus mampu menjadi Unicorn, bahkan Decacorn.

Johnny, sangat optimis dapat melakukan suatu pembaharuan agar perindustrian penyiaran akan bangkit kembali, ditengah perindustrian penyiaran di dunia dalam kondisi menurun atau sunset industry, dengan cara: Digitalisasi Televisi, karena televisi lebih memungkinkan mempunyai peluang untuk menghadapi pesaing baru akibat distribusi teknologi. Dengan mendapatkan dukungan politik dari Presiden Jokowi Widodo serta memanfaatkan situasi pandemi untuk menjadi titik lompatan baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here