Tidak sulit menemukan dessert dengan topping atau campuran biskuit Lotus Biscoff kini di Indonesia. Biskuit ini memang naik daun sejak 2020 sampai sekarang. Mulai dari donat, dessert box, roti sobek, hingga kopi banyak yang menggunakan biskuit Lotus Biscoff.

Biskuit ini sebenarnya bukanlah produk baru, sebab pertama kalo dibuat pada 1932. Rasa karamel dan rempah (speculoos) menjadi ciri khas biskuit ini.

Sejarah biskuit Lotus Biscoff

Biskuit ini pertama kali dibuat oleh pembuat roti asal Belgia bernama Jan Boone Sr. pada 1932. Kala itu Boone memiliki ide membuat biskuit caramel speculoos dengan bahan alami. Ia menamai biskuit tersebut sebagai Lotus sesuatu dengan arti bunga lotus yang murni. Belum ada sematan kata “Biscoff” pertama kali biskuit Lotus dibuat.

Pada 1950-an, Boone memasarkan biskuit buatannya ke kafe dan restoran. Ia membungkus sendiri biskuit buatannya. Ternyata, pelanggan kafe dan restoran menyukai biskuit buatan Boone. Biskuit Lotus dinilai sebagai pendamping minum kopi yang serasi. Rasa keduanya menyatu dengan baik.

Seiring waktu, Lotus tidak hanya populer di Belgia. Biskuit ini juga disukai negara tetangga. Pada 1960an, banyak kafe di penjuru Eropa menyajikan kopi dengan biskuit Lotus. Sampai biskuit ini mendapatkan predikat “Biskuit favorit Eropa yang diminum dengan kopi”. Selanjutnya pada 1985, Lotus memperluas pasar dengan memberikan sampel biskuit untuk maskapai Amerika Serikat.

Ternyata biskuit tersebut disukai penumpang pesawat, sampai tiga dekade kemudian biskuit Lotus Biscoff tetap ada dalam penerbangan dalam dan luar negeri Amerika Serikat. Nama Biscoff disematkan pada 1986, yang didapat dari singkatan Biscuit Coffee.

Uniknya selain biskuit, Lotus Biscoff juga punya selai. Produk ini didapat dari acara televisi Belgia, De Bedenkers (Si Penemu). Salah satu peserta bernama Els Scheppers mengubah biskuit Lotus Biscoff jadi selai. Inovasinya ini mampu mengalahkan 2.000 peserta lain.

Keluarga Boone menghubungi Scheppers dan mengajak ia bekerja sama. Saat selai ini dirilis ke pasaran, dalam kurun tiga jam seluruh stok habis. jadilah fenomena makanan baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here