Ketika sedang berada di keramaian, tiba-tiba saja kamu merasa kesepian dan tidak bisa merasakan keramaian yang ada disekitar kamu. Tidak bisa merasakan bahwa mereka semua ada untuk kamu? Inilah yang dinamakan ditengah keramaian tapi terasa sepi. Pernahkah kamu merasakannya? Tahu apa penyebabnya?

Baca juga: Apakah Si Dia Pasangan yang Ideal dan Berkualitas? Simak Tanda-Tandanya!

Ternyata menurut survei yang banyak dilakukan, lebih dari sepertiga orang di usia dewasa 25 tahun ke atas mengeluhkan kesepian walau memiliki banyak teman. Menurut psikolog asal Korea, Yeeun Lee dan Young-gun Ko, ada hubungan yang sangat erat antara perasaan kesepian dan lingkungan pertemanan.

Upaya mencari teman sebanyak-banyaknya bukanlah sebuah cara yang bisa dilakukan untuk membebaskan diri dari kesepian. Hal ini juga dikatakan oleh sebuah penelitian bahwa orang-orang yang memiliki banyak teman justru lebih rentan merasa kesepian. Mengapa begitu?

Karena beberapa orang cenderung lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas dalam hubungan sebuah pertemanan. Seseorang cenderung akan berteman dengan siapa saja hanya untuk memiliki banyak teman, padahal tidak semua teman yang Ia miliki bisa terus ada disaat keadaan susah maupun senang. Pun tidak semua teman-teman yang banyak kita miliki tidak bisa berbagi rasa pada kita, ada kalanya mereka hanya berteman kalau senangnya saja. Jika susahnya? Ya mereka akan pergi sesuka hati.

Itulah mengapa biasanya kesepian terjadi karena beberapa orang berteman hanya karena kuantitas, bukan kualitas. Hal ini lah yang membuat banyak orang merasa kesepian meskipun sedang berada di keramaian. Dan membuat kamu jadi tidak puas dengan hubungan pertemanan tersebut. Maka dari itu, kamu harus benar-benar selektif dalam memilih teman.

Sering merasa kesepian ternyata sungguh berbahaya bagi kesehatan. Beberapa ahli menyebutkan, perasaan kesepian dapat memperpendek umur seseorang. Selain itu, perasaan kesepian juga dapat menimbulkan risiko dua kali lebih besar terserang Alzheimer. Berikut ini ada beberapa penyebab dari seringnya kamu merasa kesepian ditengah keramaian;

  1. Depresi

Seseorang yang sering merasa kesepian memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi. Sensasi yang dimunculkan oleh kesepian seperti perasaan kosong, tidak percaya diri, putus asa, dan hal negatif lainnya dapat membuat seseorang jadi depresi dan menutup diri.

  1. Kurang Menyibukkan Diri

Jika kamu mulai merasa kesepian padahal sedang berada di keramaian atau meskipun kamu memiliki banyak teman, bangkit lah dari tempat dudukmu lalu buatlah kesibukkan untuk dirimu sendiri. Cobalah untuk menyibukkan diri dengan berbagai hal, misalnya menekuni hobi atau mengerjakan pekerjaan rumah, atau bahkan banyak kegiatan lain yang bisa membuatmu lebih menyibukkan diri sehingga lupa akan rasa sepi.

  1. Memiliki Kepribadian Tertutup

Kesepian juga dapat mengubah kepribadian seseorang menjadi lebih tertutup. Pada akhirnya, orang yang selalu merasa kesepian tak lagi memiliki ketertarikan untuk melakukan interaksi sosial dengan lingkungannya.  Maka dari itu, kembangkan lah dirimu dan perluas lah pergaulanmu. Karena kepribadian tertutup dapat membuat kamu lebih mudah untuk merasakan kesepian.

  1. Menjaga Jarak Dengan Orang Lain

Mungkin kamu menjaga jarak dengan orang lain karena ingin melindungi dirimu sendiri dari banyaknya orang-orang jahat bermuka dua dengan kedok pertemanan. Menjaga jarak sebenarnya boleh saja jika dirasa perlu, dan memiliki alasan yang kuat dibalik keputusan menjaga jarak dengan orang lain. Jika saat ini kamu mulai menjaga jarak dengan orang lain, bisa jadi kamu akan merasa kesepian.

  1. Kecanduan Alkohol dan Obat-obatan Terlarang

Pada tingkatan yang lebih jauh, rasa kesepian dapat menyebabkan seseorang kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Karena orang-orang yang kesepian merasa tidak memiliki siapa pun, kemudian mereka cenderung melarikan diri ke alkohol bahkan narkoba untuk mendapatkan rasa tenang dan menghilangkan kehampaan dalam hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here